Polres Belu Terapkan Asas Kesetaraan Hukum di Kasus Piche Kota

Smallest Font
Largest Font

Penyelidikan kasus dugaan asusila terhadap anak di bawah umur yang melibatkan Piche Kota, jebolan Indonesian Idol, dan rekan-rekannya, dilakukan Polres Belu, Nusa Tenggara Timur, dengan menjunjung tinggi asas equality before the law atau persamaan di hadapan hukum.

Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa, seperti dilansir ANTARA (2/3), menyatakan bahwa prinsip persamaan di hadapan hukum menjadi landasan utama dalam proses penyidikan.

Penegasan ini disampaikan terkait perkembangan kasus yang menyeret Piche Kota dan dua rekannya, RS dan RM.

Kapolres menjelaskan bahwa asas fundamental negara hukum menjamin setiap orang diperlakukan sama tanpa diskriminasi. Setiap individu tunduk pada hukum dan peradilan yang sama, tanpa memandang status sosial, ekonomi, ras, maupun jabatan.

Dua rekan Piche Kota, RS dan RM, telah ditangkap dan ditahan. Sementara itu, Piche Kota sendiri tidak langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

“Namun, mengingat kondisi kesehatan tersangka yang mengeluhkan sakit, penyidik segera melakukan pemeriksaan oleh dokter mitra klinik Polres Belu,” ujar Kapolres.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tersangka dalam kondisi kurang sehat dan disarankan untuk beristirahat. Penyidik kemudian membawa Piche Kota ke RSUD Atambua untuk observasi lanjutan, guna memastikan kondisi medisnya secara menyeluruh.

Kapolres Belu menambahkan bahwa saat ini Piche Kota masih menjalani observasi medis dan dirawat inap dengan pendampingan penyidik.

Penanganan kesehatan tersangka, ditegaskan Kapolres, merupakan bagian dari prosedur hukum yang wajib dipenuhi, tanpa mengurangi ketegasan penegakan hukum.

“Kami tetap mengedepankan asas profesionalitas dan menjunjung tinggi hak-hak tersangka, termasuk hak atas pelayanan kesehatan. Namun demikian, proses hukum tetap berjalan dan tidak akan dihentikan,” ujarnya.

Polres Belu juga menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk kejahatan terhadap anak dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami menunjukkan keseriusan penuh untuk menangani kasus ini secara tegas, profesional, dan transparan. Perlindungan terhadap anak merupakan prioritas utama kami. Siapapun yang terbukti bersalah akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Kapolres Belu.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed