Polda Bali Tetapkan Enam WNA Tersangka Penculikan Warga Ukraina
Kepolisian Daerah Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka terkait kasus dugaan penculikan terhadap Ihor Komarav, 28 tahun, seorang warga negara Ukraina.
Kombes Ariasandy, Kabid Humas Polda Bali, menyatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penangkapan seorang WNA berinisial CH yang mencoba melarikan diri ke Nusa Tenggara Barat (NTB). CH diduga membantu menyewa kendaraan untuk para tersangka.
“Awalnya kami mengamankan satu WNA berinisial CH yang berperan menyewa kendaraan menggunakan paspor palsu. Dari hasil pengembangan, enam orang lainnya kami tetapkan sebagai tersangka, yakni RM, BK, AS, VN, SM, dan DH. Semuanya pria dan warga negara asing,” kata Ariasandy di Denpasar, Jumat, 27 Februari.
Kasus ini terungkap setelah teman korban melaporkan dugaan penculikan kepada polisi. Tim gabungan dari Polda Bali dan Polres segera melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.
Penyelidikan polisi menelusuri rekaman CCTV di beberapa titik yang diduga dilalui pelaku sebelum dan sesudah kejadian. Hasil analisis menunjukkan adanya satu unit mobil dan dua sepeda motor yang dicurigai terlibat.
Toyota Avanza yang digunakan diketahui disewa oleh CH. Ariasandy menjelaskan bahwa CH menyewa mobil dan dua sepeda motor tersebut atas perintah orang lain dengan imbalan Rp6 juta.
Dari penelusuran CCTV dan data GPS kendaraan, penyidik melacak rute perjalanan kendaraan dan titik pemberhentiannya. Kendaraan itu sempat berhenti di sebuah vila di Tabanan.
Polisi kemudian memeriksa vila tersebut dan menduga lokasi itu digunakan korban untuk merekam video siaran langsung yang sempat beredar. Di vila itu, penyidik menemukan jejak darah yang kemudian diamankan untuk pemeriksaan forensik. Jejak darah juga ditemukan di dalam mobil Avanza.
"Hasil identifikasi sementara menunjukkan darah di kendaraan dan di vila tersebut identik," kata Ariasandy.
Penyidik mengembangkan penyelidikan untuk mengidentifikasi penyewa vila dan pengendara sepeda motor yang terdeteksi di sekitar TKP dan tempat korban menginap. Dari pengembangan, polisi mengidentifikasi enam WNA yang diduga terlibat atau mengetahui peristiwa penculikan tersebut. Ketujuh tersangka telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Polda Bali menyatakan penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap peran masing-masing tersangka dan motif penculikan. Sebelumnya, Ihor Komarav dilaporkan hilang pada Minggu (15/2), diduga diculik oleh orang tak dikenal saat hendak latihan mengendarai motor di Jimbaran.
Saat itu, Ihor dan rekannya diserang oleh orang tak dikenal. Rekan Ihor berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Selatan. Tak lama kemudian, sebuah video siaran langsung muncul, menampilkan Ihor di sebuah vila meminta tebusan kepada keluarganya. Polisi menyelidiki lokasi video tersebut dan menemukan bahwa bercak darah di sana identik dengan darah di mobil yang diduga digunakan tersangka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow