Kasus Perundungan SMP Cirebon Ditangani Kepolisian

Smallest Font
Largest Font

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon menyerahkan kasus dugaan perundungan di sebuah SMP negeri kepada kepolisian. Penanganan ini dilakukan agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Disdik Kota Cirebon, Kadini, menjelaskan bahwa sekolah sebelumnya telah menangani kasus ini. Namun, karena sudah masuk ranah hukum, pihaknya menunggu laporan resmi dari kepolisian.

“Memang sudah terjadi perundungan. Awalnya sudah ditangani sekolah, tetapi sekarang sudah ditangani polisi, jadi kami menunggu laporan resmi dari kepolisian,” kata Kadini, seperti dilansir ANTARA, Senin, 2 Maret.

Disdik Kota Cirebon tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai perkembangan kasus tersebut karena proses penyelidikan sedang berlangsung di kepolisian.

Kadini menyebutkan bahwa satu orang menjadi korban dalam kasus ini, sementara terduga pelaku lebih dari satu orang. Pihaknya menghormati proses penanganan yang sedang berjalan.

Disdik Kota Cirebon secara konsisten mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk memperkuat upaya pencegahan perundungan melalui edukasi dan pembinaan kepada peserta didik.

Hampir seluruh sekolah telah memasang imbauan anti-bullying dan secara rutin mengingatkan siswa untuk tidak melakukan kekerasan, termasuk di media sosial. “Kami selalu mengingatkan agar anak-anak tidak melakukan kekerasan maupun memviralkan hal-hal yang merugikan temannya di ruang digital,” ujarnya.

Disdik Kota Cirebon juga bekerja sama dengan dinas terkait dalam upaya pendampingan korban jika terjadi kasus serupa.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 7 Kota Cirebon, Euis, mengatakan bahwa sekolah telah mengadakan pertemuan dengan orang tua korban dan terduga pelaku setelah kejadian diketahui.

Sekolah juga telah meminta pendampingan psikolog bagi korban untuk memastikan kondisi psikologis anak tetap terjaga. Euis berharap penyelesaian kasus ini dapat berjalan baik dan mengedepankan prinsip perlindungan anak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pertemuan dengan orang tua sudah dilakukan sebelum kasus ini viral. Kami juga sudah merencanakan pembinaan dan pendampingan untuk korban,” katanya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow