Tensi Meningkat, Donald Trump Pertimbangkan Serangan Militer Terbatas ke Iran
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas terhadap Iran. Pernyataan ini muncul di tengah langkah Washington yang sebelumnya telah memperkuat kehadiran angkatan laut mereka secara signifikan di kawasan Timur Tengah untuk menekan program nuklir Teheran.
Sinyal ancaman ini disampaikan Trump pada Jumat (20/2/2026) menyusul tenggat waktu yang ia berikan kepada Iran. Sebelumnya, Trump mengisyaratkan konsekuensi serius jika kesepakatan tidak tercapai dalam kurun waktu 15 hari. Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan aksi militer, Trump menegaskan bahwa hal tersebut masuk dalam pertimbangannya.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa draf proposal perjanjian hasil negosiasi di Jenewa diperkirakan rampung dalam beberapa hari ke depan. Menurut Araghchi, draf tersebut akan diserahkan kepada Steve Witkoff selaku negosiator utama Amerika Serikat setelah mendapat persetujuan final dari pimpinan tertinggi Iran.
Meskipun proses diplomasi berjalan, terdapat perbedaan mencolok antara pernyataan pihak Teheran dan Washington. Araghchi mengeklaim bahwa negosiator AS tidak meminta Iran untuk menghentikan total program pengayaan nuklirnya. Fokus pembicaraan saat ini, menurutnya, adalah memastikan program tersebut tetap bertujuan damai secara permanen.
Klaim tersebut berlawanan dengan posisi resmi pemerintah AS. Trump dan sejumlah pejabat tinggi Washington secara konsisten menegaskan bahwa Iran dilarang melakukan pengayaan uranium pada level mana pun. Negara-negara Barat tetap mencurigai ambisi Iran dalam mengembangkan senjata nuklir, meski Teheran berulang kali membantah dan menyatakan pengayaan dilakukan murni untuk kepentingan sipil.
Upaya Iran untuk mencapai kesepakatan ini tidak lepas dari tekanan ekonomi domestik akibat sanksi Barat. Kondisi ekonomi yang terpuruk sempat memicu gelombang protes nasional yang berujung pada tindakan keras otoritas setempat. Berdasarkan data kelompok hak asasi manusia, aksi demonstrasi tersebut telah mengakibatkan ribuan orang tewas.
| Poin Perbedaan | Posisi Amerika Serikat | Posisi Iran |
|---|---|---|
| Pengayaan Uranium | Menuntut penghentian total (nol pengayaan) | Menginginkan hak pengayaan untuk tujuan sipil |
| Sanksi Ekonomi | Alat penekan untuk kesepakatan baru | Menuntut pencabutan total sanksi Barat |
| Kehadiran Militer | Peningkatan kekuatan di Timur Tengah | Merespons dengan draf proposal diplomatik |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow