Suzuki Tingkatkan Kompetensi Teknisi Lewat Victorious Contest

Smallest Font
Largest Font

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali mengadakan Suzuki Victorious Contest kategori Teknisi Sepeda Motor. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas serta kompetensi para tenaga ahli di bengkel resmi Suzuki.

Final nasional kompetisi ini diadakan pada 11 Februari 2026 di SMK Wiworotomo Purwokerto. Sekolah ini juga menjadi mitra strategis SIS dalam pengembangan pendidikan vokasi otomotif.

Menurut Asst to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi, kompetisi ini sangat penting bagi perusahaan. Ini merupakan salah satu upaya untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas teknisi.

“Lewat cara ini, kami memotivasi para teknisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memberikan pelayanan sesuai standar bagi konsumen. Sejak babak penyisihan awal, kompetisi ini diikuti oleh 246 teknisi sepeda motor Suzuki,” katanya, dalam keterangan resminya.

Ajang ini merupakan puncak dari seleksi berjenjang. Dimulai dari kompetisi teknisi di masing-masing main dealer, berlanjut ke tingkat regional, hingga terpilih teknisi terbaik untuk bertanding di tingkat nasional.

Proses penyaringan yang ketat memastikan para finalis memiliki kompetensi unggul di jaringan Suzuki. Final nasional tahun ini diikuti perwakilan teknisi terbaik dari Jakarta, Makassar, Cirebon, Semarang, dan Samarinda. Acara ini dimeriahkan oleh penampilan Dalang Cilik dan Lengger Banyumasan.

Seluruh finalis diuji melalui empat tahapan materi. Yaitu tes teori yang mengukur pemahaman produk dan teknologi sistem sepeda motor Suzuki. Selain itu, ada tes pengukuran ketepatan penggunaan alat ukur sesuai standar operasional.

Rangkaian pengujian dirancang menyerupai kondisi nyata di bengkel resmi Suzuki. Parameter penilaian utama adalah ketelitian, keselamatan kerja, kecepatan, dan ketepatan prosedur.

Juara Pertama diraih oleh Heru Khabib Muslim dari PT Indo Sunmotor Gemilang Jakarta. Harsono dari PT Indo Sunmotor Gemilang Semarang meraih Juara Kedua, dan Rajiman dari PT Insan Sarana Maju Cirebon menempati posisi Juara Ketiga.

Pemilihan SMK Wiworotomo Purwokerto sebagai lokasi final nasional adalah simbol sinergi antara industri dan pendidikan vokasi. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia otomotif, khususnya di sektor sepeda motor. Upaya ini juga membuka peluang bagi generasi muda untuk berkembang bersama industri.

Hariadi menekankan bahwa kompetisi ini merupakan bentuk penghargaan bagi para teknisi.

“Melalui ajang yang telah berlangsung sejak tahun 1999 ini, kami ingin memastikan kualitas teknisi selalu terjaga untuk memberikan hasil kerja yang presisi bagi pelanggan. Di samping itu, kompetisi ini juga menjadi bentuk apresiasi Suzuki bagi para teknisi yang selama ini telah berkontribusi memberikan pelayanan terbaik di seluruh jaringan resmi,” tutupnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed