Rendang Jadi Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumatra

Smallest Font
Largest Font

Rendang, makanan khas Indonesia, digunakan sebagai logistik bantuan untuk warga terdampak bencana di Sumatra. Kementerian Kebudayaan bekerja sama dengan berbagai pihak menargetkan 17.000 paket rendang siap saji.

Acara "Ramadhan of Food Performative: Rendang untuk Sumatera" dibuka di Makara Art Center, Universitas Indonesia. Kegiatan ini menggabungkan gastronomi dan seni pertunjukan sebagai bentuk solidaritas.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan bahwa rendang adalah bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Variasi rendang yang banyak menunjukkan "kekayaan megadiversity Indonesia, termasuk dalam kuliner," kata Fadli.

Menurut Fadli, rendang dipilih karena berbasis pangan lokal, tahan lama tanpa pengawet, dan bisa langsung dikonsumsi. Hal ini dinilai relevan untuk situasi bencana. "Gotong royong adalah kunci. Kolaborasi lintas institusi seperti ini menunjukkan… kita dapat menghadirkan solusi nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak musibah," ujarnya.

Wakil Rektor UI, Hamdi Muluk, menyebut kegiatan ini mencerminkan falsafah Minangkabau "Tungku Tigo Sajarangan" tentang sinergi. Diplomasi budaya melalui rendang memperkuat identitas dan wujud kontribusi perguruan tinggi.

Chef Aidil Usman menyatakan bahwa gerakan ini menyiapkan 1,5 ton rendang. Disiapkan juga 26 wajan, kompor gas, dan tungku sebagai investasi fasilitas produksi yang dijalankan melalui gotong royong dan donasi. Rendang merepresentasikan nilai kesabaran, intensitas kerja, kebersamaan, dan penghargaan dalam perspektif gastronomi.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, budayawan Inayah Wahid, dan pakar kuliner William Wongso.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed