Program Makan Bergizi Gratis Lansia Dimatangkan
Pemerintah saat ini tengah mematangkan konsep implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi masyarakat lanjut usia (lansia).
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan bahwa rencana ini masih dalam tahap pematangan konsep. Hal ini disampaikannya usai bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana pada Rabu (25/2) lalu.
Gus Ipul menjelaskan bahwa beberapa aspek yang sedang dimatangkan meliputi Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). SPPG ini nantinya akan menyiapkan makanan dan menyalurkannya melalui petugas Kemensos, kelompok masyarakat (pokmas), serta tenaga pendamping (caregiver).
"Direncanakan seperti itu, tapi kami masih matangkan dulu ya sehingga nanti dapurnya lebih banyak dan bisa menjangkau lebih banyak lagi lansia," ujar dia.
Pihaknya berharap program MBG ini dapat menjangkau antara 300 hingga 500 ribu penerima manfaat.
"Kalau kemarin kita melayani sekitar 100 ribu lansia dan sekitar 36 ribu penyandang disabilitas. Ke depan, ya harapan kami ini bisa antara 300 sampai 500 ribu penerima manfaat. Jadi, kita harapkan penerima manfaatnya lebih besar. Tapi semua ini masih dalam perencanaan," ujar Gus Ipul.
Sebelumnya, Gus Ipul menyatakan bahwa penetapan penerima manfaat MBG bagi lansia dan penyandang disabilitas akan melalui asesmen berbasis data Kemensos dan pemerintah daerah. Data tersebut kemudian disahkan oleh kepala daerah sebelum diserahkan kepada BGN sebagai dasar pelayanan di SPPG.
Sasaran utama program ini adalah lansia berusia di atas 75 tahun yang tinggal sendirian serta penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan akses terhadap pemenuhan gizi harian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow