Prancis Bantah Tuduhan Rusia Soal Senjata Nuklir Ukraina

Smallest Font
Largest Font

Prancis menepis tuduhan Rusia terkait upaya Ukraina memperoleh senjata nuklir atau "bom kotor" dengan bantuan Inggris dan Prancis. Pemerintah Prancis menyebut tuduhan itu sebagai contoh disinformasi yang dilancarkan Rusia.

Dinas intelijen luar negeri Rusia (SVR) mengeluarkan pernyataan pada peringatan perang di Ukraina. Mereka mengklaim bahwa Inggris dan Prancis meyakini Ukraina akan mendapatkan persyaratan yang lebih menguntungkan jika memiliki "bom nuklir, atau setidaknya apa yang disebut 'bom kotor'." Pernyataan itu tidak menyertakan bukti pendukung.

Olivia Penichou, direktur komunikasi di Kementerian Pertahanan Prancis, menyatakan bahwa pernyataan SVR yang tidak berdasar itu telah disebarluaskan oleh berbagai media propaganda Rusia di X dan sejumlah kantor berita asing. Hal ini disampaikan kepada wartawan, seperti dilansir Al Arabiya dari Reuters (26/2).

"Federasi Rusia sering menggunakan disinformasi untuk menumbuhkan iklim ketidakpercayaan terhadap tindakan yang diambil oleh Prancis dan para mitranya dalam mendukung Ukraina. Upaya terbaru ini adalah ilustrasi yang sempurna dari hal itu," kata Penichou.

Penichou menambahkan bahwa Paris selalu menghormati komitmen internasionalnya, terutama yang terkait dengan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Prancis menyatakan tidak perlu menanggapi disinformasi yang terang-terangan semacam itu.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow