Papua Connection Kecam Kekerasan KKB Terhadap Warga Sipil

Smallest Font
Largest Font

Papua Connection dengan tegas mengutuk tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga sipil, terutama guru dan tenaga kesehatan, di wilayah Papua. Tindakan ini dinilai sebagai teror kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan.

Charles Kossay, inisiator Papua Connection, mengimbau masyarakat Papua untuk tidak terpancing oleh provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Ia menekankan bahwa hasutan semacam itu sangat berbahaya karena dapat mengganggu kedamaian Papua, yang merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan.

"Hasutan yang memecah persatuan sangat berbahaya. Jika masyarakat terprovokasi, kedamaian terganggu dan pembangunan tidak akan berjalan sesuai harapan bersama," kata Charles.

Charles menambahkan bahwa kekerasan terhadap guru, tenaga kesehatan, dan warga sipil lainnya merupakan tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan merusak masa depan Papua.

"Ini mencederai nilai kemanusiaan dan merusak masa depan Papua," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurut Charles, provokasi sering kali memanfaatkan isu identitas, termasuk yang mengatasnamakan agama. Oleh karena itu, masyarakat perlu tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang memecah belah.

"Kita harus waspada terhadap kelompok mana pun yang membawa-bawa isu identitas untuk kepentingan tertentu. Persatuan dan kedamaian Papua harus dijaga bersama," katanya.

Senada dengan hal itu, Harman Wakum, seorang Dosen Ilmu Politik Universitas Kristen Indonesia, berpendapat bahwa stabilitas keamanan adalah prasyarat utama agar pembangunan di Papua dapat berjalan dengan optimal.

"Tanpa kedamaian dan rasa aman, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan lainnya tidak akan berjalan maksimal. Masyarakat sipil justru akan menjadi pihak yang paling dirugikan," katanya.

Charles Kossay menambahkan, Papua Connection akan terus mengupayakan pendekatan dialog dan silaturahmi dengan berbagai tokoh, serta pendekatan kemanusiaan untuk menjaga kedamaian dan kemajuan Papua.

"Papua harus dirawat dengan kemanusiaan, dialog, dan persatuan. Kedamaian Papua adalah kunci pembangunan dan masa depan Indonesia," ujarnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed