Penyelenggaraan Haji 2026 Dipastikan Tetap Berjalan

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah, melalui Kementerian Haji dan Umra (Kemenhaj), memberikan kepastian bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M akan tetap dilaksanakan. Keputusan ini diambil meskipun terdapat peningkatan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Kemenhaj menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan haji tetap berjalan sesuai rencana. Seluruh tahapan perencanaan dan koordinasi terus dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan, "Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jemaah," Minggu, 1 Maret.

Namun, terkait ibadah umrah, Kemenhaj mengimbau jemaah yang berencana berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan sampai situasi kembali stabil. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam menjamin keamanan warga negara.

"Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya," ujar wamenhaj.

Pemerintah juga mengimbau seluruh jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Indonesia untuk tetap tenang dan tidak panik. Kemenhaj bersama Kementerian Luar Negeri RI terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) untuk memastikan jemaah yang mengalami penundaan kepulangan dapat ditangani dengan baik.

Daniel menambahkan, "Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jemaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak."

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow