LPDP Beri Teguran Keras Terkait Kontroversi Alumni Pamer Paspor Inggris Anak

Smallest Font
Largest Font

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memberikan respons resmi terkait kegaduhan di media sosial yang melibatkan salah satu alumninya, berinisial DS. Polemik ini mencuat setelah DS mengunggah konten yang memamerkan paspor Inggris milik anaknya dan menyatakan keengganannya agar sang anak memegang status kewarganegaraan Indonesia (WNI).

Pihak LPDP menyayangkan pernyataan tersebut karena dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan lembaga. Melalui keterangan di akun Instagram resmi @lpdp_ri pada Jumat (20/2/2026), LPDP menegaskan bahwa tindakan DS tidak mencerminkan integritas, etika, dan profesionalisme yang seharusnya dijunjung oleh setiap penerima beasiswa.

Berdasarkan penelusuran fakta, DS diketahui telah menyelesaikan studi jenjang S2 pada 31 Agustus 2017. Meski saat ini bermukim di Inggris, LPDP mengonfirmasi bahwa DS secara hukum sudah tidak memiliki perikatan lagi karena telah menuntaskan masa pengabdian sesuai aturan yang berlaku.

Ketentuan Kewajiban Pengabdian Alumni LPDP
Kategori KewajibanKetentuan Masa PengabdianImplementasi Kasus DS
Rumus Umum2 x Masa Studi + 1 TahunBerlaku untuk seluruh awardee
Durasi WaktuMinimal 5 TahunTelah selesai (Lulus Agustus 2017)
Status HukumSelesaiTidak ada perikatan hukum lagi

Dalam video yang diunggah akun @sasetyaningtyas, DS memperlihatkan momen saat membuka paket dari Home Office Inggris yang berisi dokumen resmi kewarganegaraan untuk anak keduanya. Dalam unggahan tersebut, ia melontarkan kalimat yang memicu kritik netizen: "I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anaku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu."

Selain DS, sorotan publik juga mengarah kepada suaminya yang disebut sebagai sesama penerima beasiswa LPDP. Muncul dugaan bahwa sang suami belum menuntaskan kewajiban pengabdian di tanah air meskipun kini menetap di luar negeri.

Menanggapi situasi ini, LPDP menyatakan tetap berupaya menjalin komunikasi dengan DS. Lembaga tersebut ingin memberikan imbauan agar alumni lebih bijak dalam bermedia sosial dan memiliki sensitivitas terhadap publik. LPDP juga menekankan kembali bahwa setiap penerima beasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata bagi negara.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed