Banjir Terjang Enam Desa di Bima, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Terendam

Smallest Font
Largest Font

Intensitas hujan yang tinggi selama dua hari berturut-turut memicu banjir bandang di wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak enam desa yang tersebar di Kecamatan Sanggar dan Kecamatan Tambora terdampak luapan air yang merendam pemukiman warga hingga memutus akses transportasi utama.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima melaporkan bahwa cuaca ekstrem ini telah berlangsung sejak Sabtu (21/2) malam. Akibatnya, debit air yang besar mengubah sejumlah ruas jalan raya menjadi aliran sungai, bahkan menyebabkan pengikisan tanah di bahu jalan.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda, mengonfirmasi bahwa dampak terparah terpantau di Kecamatan Tambora. "Hujan dua hari berturut-turut, enam desa di Kecamatan Tambora dan Sanggar terendam banjir," jelasnya saat memberikan keterangan terkait situasi terkini di lokasi kejadian.

Data sementara menunjukkan sedikitnya 140 unit rumah di Kecamatan Tambora tergenang air. Selain hunian warga, banjir juga melumpuhkan aktivitas di sejumlah fasilitas publik, termasuk gedung sekolah, kantor desa, masjid, hingga pasar lokal.

Data Sebaran Dampak Banjir di Kecamatan Tambora
Lokasi TerdampakDetail Kerusakan / Dampak
Desa Labuan Kananga140 rumah, SDN 1 & 2, Masjid, Kantor Desa, Pasar, Jalan Provinsi berlumpur
Desa Kawinda Na'e20 rumah terendam, bahu jalan terkikis banjir

Kondisi di Desa Labuan Kananga menjadi perhatian serius lantaran jalan raya provinsi tertutup material lumpur yang tebal. Hal ini mengakibatkan arus lalu lintas terhambat total. Sementara itu, di Desa Kawinda Na'e, kuatnya arus banjir dilaporkan telah mengikis struktur tanah di sekitar jalan raya, memperburuk kerusakan infrastruktur di wilayah tersebut.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed