Akses Jalan Desa Terhambat Longsor, Pemkab Bener Meriah Kebut Pembangunan 914 Huntara

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus mengupayakan pemulihan infrastruktur pascabencana yang melanda wilayah Sumatera. Hingga saat ini, akses kendaraan roda empat menuju Desa Pantan Kemuning, Dusun Pintu Rimba, Kecamatan Timang Gajah, masih terputus akibat tingginya intensitas hujan yang memicu longsor susulan secara berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, mengonfirmasi bahwa meski mobilitas masih terbatas, seluruh titik di tingkat kecamatan dan desa mulai bisa ditembus oleh petugas. Upaya perbaikan difokuskan pada jalur-jalur utama, termasuk akses menuju area perkebunan mengingat wilayah tersebut sedang memasuki masa puncak panen kopi.

Kondisi infrastruktur yang belum stabil memaksa sebagian warga bertahan di pengungsian. Data terkini mencatat sebanyak 110 jiwa dari 33 kepala keluarga masih menempati posko darurat. Pemerintah daerah menargetkan para penyintas ini dapat mulai bergeser ke hunian sementara (huntara) pada Senin mendatang.

Proses pembangunan huntara kini telah mencapai angka 60 persen. Secara total, terdapat 914 unit huntara yang tersebar di 35 lokasi berbeda di seluruh Kabupaten Bener Meriah yang sedang dikebut pengerjaannya. Proyek ini diharapkan rampung sepenuhnya dalam satu minggu agar masyarakat terdampak bisa segera pindah dari posko pengungsian.

Salah satu penyintas asal Desa Pantan Kemuning, Hasafah, mengungkapkan harapannya agar situasi segera kembali normal. Harapan saya bisa bangun rumah lagi. Bisa seperti semula lagi, ujarnya saat menyampaikan aspirasi terkait rencana relokasi tersebut.

Data Penanganan Pengungsi dan Pembangunan Huntara Bener Meriah
Indikator PenangananKeterangan Fakta
Jumlah Warga di Posko110 Jiwa (33 KK)
Total Target Huntara914 Unit
Jumlah Lokasi Huntara35 Titik
Progres Pengerjaan60 Persen
Estimasi Relokasi ke Huntara1 Minggu ke Depan

Meskipun pengerjaan fisik terus berjalan, tantangan utama di lapangan tetap pada kondisi cuaca yang tidak menentu. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan yang dapat kembali menghambat akses distribusi logistik maupun mobilisasi warga di kawasan terdampak.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed