Revitalisasi Museum Mpu Tantular: Menteri Kebudayaan Dorong Penguatan Narasi dan Produk Kreatif
Museum Negeri Mpu Tantular di Sidoarjo, Jawa Timur, bersiap melakukan transformasi besar dalam aspek penyajian koleksi. Saat melakukan kunjungan kerja pada Sabtu (21/2), Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan pentingnya penguatan narasi dan literasi agar institusi ini menjadi pusat edukasi yang lebih relevan bagi generasi muda.
Fadli menekankan bahwa status Museum Mpu Tantular yang kini kembali menjadi tipe A harus dibarengi dengan revitalisasi tata pamer. Koleksi yang berjumlah sekitar 15 ribu item memerlukan alur cerita yang menarik agar tidak sekadar menjadi benda pajangan. Dari total koleksi tersebut, saat ini terdapat 1.100 objek yang dipamerkan kepada masyarakat umum.
"Dengan koleksi yang luar biasa, kita memerlukan storyline yang kuat, narasi yang kuat, literasi yang kuat. Revitalisasi pada aspek tata pamer menjadi kebutuhan penting agar museum semakin menarik bagi generasi muda," ujar Fadli Zon di sela peninjauan fasilitas museum seluas tiga hektare tersebut.
Selain aspek edukasi, pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis museum turut menjadi sorotan. Objek-objek bersejarah seperti perhiasan Garudeya dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi Intellectual Property (IP) dalam bentuk produk kreatif atau merchandise yang bernilai ekonomi tinggi.
| Aspek Informasi | Detail Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Saat Ini | Sidoarjo, Jawa Timur (Sejak 2004) |
| Total Koleksi | ± 15.000 Objek (1.100 dipamerkan) |
| Koleksi Unggulan | Perhiasan Garudeya, Arca Durga Mahisasuramardhini, Fosil Homo erectus Ngawi |
| Status Akreditasi | Museum Tipe A |
| Pendiri Awal | GH Von Faber (Tokoh Belanda) |
Upaya pembenahan ini tidak hanya bertumpu pada dana pemerintah. Fadli mendorong skema kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sektor swasta. Ia mencontohkan keberhasilan pelibatan filantropis dalam bentuk hibah yang telah diterapkan pada sejumlah cagar budaya nasional lainnya sebagai model yang bisa direplikasi.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan berkomitmen mendukung pengembangan non-fisik melalui dana alokasi khusus. Visi besarnya adalah menjadikan Museum Mpu Tantular sebagai ruang aktivitas kebudayaan yang hidup atau kantong budaya, bukan sekadar tempat penyimpanan peninggalan masa prasejarah hingga kolonial.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow