RedDoorz Tingkatkan Digitalisasi dengan AI dan Ekspansi Hotel

Smallest Font
Largest Font

RedDoorz mempercepat transformasi digitalnya di Indonesia. Langkah ini diwujudkan dengan memperluas portofolio hotel yang dikelola langsung. Selain itu, perusahaan juga memperdalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam operasional.

Setelah melakukan uji coba pada 2025, RedDoorz kini mengelola sekitar 100 hotel yang dioperasikan secara langsung. Targetnya, ada penambahan 100–150 properti hingga 2027.

Ekspansi ini akan difokuskan pada brand RedDoorz, SANS, dan URBANVIEW. Pendekatan operasional yang semakin terdigitalisasi menjadi kunci utama.

Sebagai bagian dari strategi ini, perusahaan meluncurkan RedPilot. Ini adalah "copilot" AI internal yang dirancang untuk membantu manajer hotel. Tujuannya adalah mempermudah pengambilan keputusan berbasis data secara real-time.

Teknologi ini bertujuan menyederhanakan operasional sehari-hari. Selain itu, juga meningkatkan pengambilan keputusan melalui insight real-time. Mitra properti pun akan didukung dalam mengoptimalkan kinerja secara lebih efisien.

Founder dan CEO RedDoorz, Amit Saberwal, menyampaikan bahwa pengelolaan hotel saat ini lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Oleh karena itu, diperlukan dukungan teknologi yang adaptif dan skalabel.

Menurutnya, AI menjadi faktor penting untuk menjaga konsistensi standar layanan. Di samping itu, AI juga diharapkan dapat meningkatkan profitabilitas di jaringan properti yang tersebar luas.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed