PIK 2 Itu Apa Sih? Bukan Sekadar Komplek Perumahan Elit!

Smallest Font
Largest Font

Awalnya, terus terang, saya agak skeptis sama PIK 2. Kesannya kayak 'kota baru' yang serba instan dan jauh dari mana-mana. Tapi karena penasaran (dan diajak teman), saya akhirnya coba datengin langsung, bahkan sampai nginep barang semalam. Hasilnya? Lumayan kaget sih, gak se-klise yang saya bayangin.

Singkatnya, PIK 2 (Pantai Indah Kapuk 2) itu ya kompleks perumahan dan kawasan komersial yang ambisinya gede banget. Digarap bareng Agung Sedayu Group sama Salim Group, luasnya estimated sekitar 2.650 hektar! Kebayang kan segede apa? Ini lebih dari sekadar perumahan elit, lho.

Peta rencana induk PIK 2 menunjukkan pembagian zona residensial, komersial, dan fasilitas umum.
Master plan PIK 2 yang ambisius dengan berbagai zona terintegrasi.

Yang bikin beda, PIK 2 ini konsepnya emang dirancang buat jadi kota mandiri. Jadi, gak cuma rumah doang, tapi juga ada pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit, area rekreasi, bahkan sampai pantai buatan segala. Semuanya terintegrasi, harapannya sih biar orang gak perlu jauh-jauh keluar kawasan buat memenuhi kebutuhan.

Pengalaman Langsung di PIK 2: Gak Seindah Brosur?

Oke, mari kita bedah berdasarkan pengalaman pribadi. Beberapa hal yang saya rasain:

Yang Positif:

  • Tata Kota Rapi: Ini yang paling kelihatan. Jalanan lebar, bersih, banyak taman, dan penataan bangunannya juga enak dilihat. Gak sumpek kayak di Jakarta.
  • Fasilitas Lengkap: Mall udah ada beberapa, sekolah internasional juga banyak, tempat makan bejibun. Gak perlu pusing nyari apa-apa.
  • Suasana Tenang: Jauh dari hiruk pikuk Jakarta. Cocok buat yang pengen nyari ketenangan setelah seharian kerja.
  • Pantai Pasir Putih: Walaupun buatan, lumayanlah buat ngadem sore-sore sambil liat sunset.

Yang Negatif (Cons):

  • Harga Selangit: Ya namanya juga PIK, harga propertinya gak main-main. Buat saya sih masih mikir-mikir kalo mau beli di sini.
  • Akses Agak Susah: Walaupun udah ada tol, tapi tetep aja kadang macet kalo jam sibuk. Apalagi kalo dari Jakarta Pusat.
  • Masih Sepi di Beberapa Area: Beberapa area masih dalam tahap pembangunan, jadi kesannya agak 'kosong'. Gak semua fasilitas udah fully operational.
  • Panasnya Lumayan Menyengat: Karena banyak area terbuka, siang hari bisa lumayan panas. Siap-siap pake sunscreen!
Pantai pasir putih di PIK 2 dengan pengunjung yang menikmati suasana sore.
Pantai pasir putih buatan di PIK 2 jadi daya tarik tersendiri.

Siapa yang Cocok Tinggal di PIK 2?

Menurut saya, PIK 2 ini cocok buat:

  • Keluarga Muda: Yang pengen lingkungan yang nyaman, aman, dan fasilitas lengkap buat anak-anak.
  • Eksekutif Muda: Yang kerja di sekitar Jakarta Utara dan pengen tinggal di tempat yang tenang dan modern.
  • Investor Properti: Yang punya dana lebih dan pengen investasi jangka panjang di kawasan yang potensial.
Deretan restoran dan cafe modern di PIK 2 dengan berbagai pilihan kuliner.
Pilihan kuliner yang beragam di PIK 2 memanjakan lidah para pengunjung.

Jadi, Worth It Gak Tinggal atau Investasi di PIK 2?

Tergantung kebutuhan dan budget sih. Kalo nyari tempat tinggal yang nyaman, modern, dan fasilitas lengkap, PIK 2 bisa jadi pilihan yang menarik. Tapi, ya itu tadi, harganya lumayan bikin mikir. Kalo buat investasi, potensi ke depannya juga lumayan bagus, apalagi kalo pembangunan infrastruktur terus dikebut. Tapi tetep, riset dulu sebelum memutuskan, ya!

PIK 2: Tempat Tinggal Impian Atau Sekadar Gimmick Marketing?

Pada akhirnya, PIK 2 ini bukan sekadar kompleks perumahan biasa. Ini adalah sebuah visi tentang kota masa depan yang terintegrasi dan nyaman. Apakah visi ini akan terwujud sepenuhnya? Waktu yang akan menjawab. Tapi yang jelas, PIK 2 udah berhasil mencuri perhatian dan mengubah ekspektasi banyak orang, termasuk saya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed