Nowela Mikhelia Rilis Lagu \

Smallest Font
Largest Font

Nowela Mikhelia baru saja merilis karya musik terbarunya, sebuah lagu berjudul "MAMAE". Lagu ini menjadi persembahan istimewa yang lahir dari rasa cinta mendalam Nowela terhadap tanah kelahirannya, Papua.

Lagu "MAMAE" bukan sekadar tembang, melainkan pernyataan personal sekaligus perayaan akan keindahan alam, kekayaan budaya, dan semangat pantang menyerah masyarakat Papua. Ide awal lagu ini muncul saat workshop tahun 2023, menjadikannya karya pertama yang ditulis Nowela sebelum lagu "Bertahan" dan "Back To You".

Menurut Nowela, lagu ini lahir dari ketulusan cintanya pada Papua, mencerminkan berbagai realitas yang ia saksikan dan rasakan sejak kecil.

"Lagu ini tercipta karena kecintaan saya sama Papua. Tentang orangnya, masyarakatnya yang pantang menyerah, dan banyak hal yang terjadi di sana," kata Nowela, 25 Februari.

Ekspresi kekaguman atau keterkejutan dalam bahasa sehari-hari di Papua diwakili oleh istilah 'MAMAE'. Pemilihan kata ini merepresentasikan emosi utama lagu, sekaligus ungkapan jatuh cinta pada Papua.

“Mamae itu ekspresi kekaguman. Kata ini ada di reff dan menunjukkan bahwa hati saya benar-benar jatuh cinta sama Papua,” jelasnya.

Kenangan masa kecil dan perasaannya dirangkai menjadi lirik lagu. Nowela kecil tumbuh besar di Papua dan sangat dekat dengan alam. Pengalaman berlari di hutan, bermain di sungai, serta kekayaan alam yang tersirat dalam kalimat 'emas di bawah kaki kami di Papua' menjadi sumber inspirasi utamanya.

“Liriknya benar-benar menceritakan apa yang saya alami waktu kecil. Papua itu indah, bukan cuma alamnya, tapi juga masyarakatnya yang punya hati tulus,” ungkap Nowela.

Aransemen tropikal yang hangat membungkus nuansa musik "MAMAE", menciptakan atmosfer yang seolah membawa pendengar ke pantai Papua.

Meskipun kini tak lagi tinggal di Papua, Nowela selalu merasakan keterikatan emosional yang kuat dengan tanah kelahirannya. “Papua itu seperti darah yang mengalir di tubuh saya. Itu identitas dan rasa syukur saya kepada Tuhan,” tegasnya.

Dalam lima tahun terakhir, Nowela konsisten mengangkat tema Papua dalam setiap karyanya, menjadi pernyataan personal sekaligus artistik. Proses penulisan "MAMAE" juga menjadi pengalaman yang berkesan. Lagu yang ditulis bersama Kaleb J dan Belanegara Abe ini mengalir dengan cepat dan penuh rasa.

“Ini lagu yang paling cepat saya tulis. Dalam satu kali pertemuan, liriknya langsung selesai karena memang berdasarkan rasa cinta saya sama Papua,” tutup Nowela.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow