Naysilla Mirdad Bertransformasi Jadi Pramugari Era 80-an

Smallest Font
Largest Font

Aktris Naysilla Mirdad kembali menunjukkan keseriusannya dalam dunia akting. Kali ini, ia terlibat dalam film terbarunya yang berjudul Kapal Terbang, sebuah proyek yang berlatar di era 1980-an.

Naysilla berperan sebagai seorang pramugari dan mengakui bahwa dirinya harus melakukan transformasi penampilan signifikan untuk menghidupkan suasana retro pada masa itu.

Dalam konferensi pers yang diadakan baru-baru ini, Naysilla mengungkapkan bahwa gaya visual tahun 80-an memberikan tantangan tersendiri baginya dan para pemeran lain. Menurutnya, gaya pada era tersebut sangat kontras dengan tren masa kini.

Naysilla menjelaskan detail gaya rambut dan riasan wajah menjadi elemen penting dalam membangun karakter. Ia mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekan pemeran lainnya sampai harus memotong rambut demi mendapatkan estetika yang diinginkan sutradara.

"Penampilan era tahun 80-an tuh sangat berbeda ya dengan style tahun sekarang gitu. Aku di sini mungkin mewakili para pramugari, di sini ada Pam, ada Asyila juga. Kita kan seragaman bertiga gitu. Dan seragamnya seragam pramugari yang memang menyesuaikan tahun tersebut," ujar Naysilla Mirdad di kawasan Jakarta Selatan, Jumat, 27 Februari.

Meskipun harus melakukan perubahan penampilan yang cukup drastis, putri dari Lydia Kandou ini mengaku tidak keberatan. Ia menaruh kepercayaan penuh kepada sutradara Ozan Ruz dalam menentukan visual karakter yang ia perankan.

"Kita sampai potong rambut tapi semuanya tentu aja kita percayakan sama Bang Ozan, sutradara kita gitu. Karena aku yakin banget pasti apa yang bagus di matanya Bang Ozan itu bagus buat kita semua," tambah Naysilla.

Selama proses produksi, Naysilla menjelaskan, Bang Ozan memberikan ruang bagi para aktor untuk berdiskusi mengenai kenyamanan dan kecocokan karakter. Melihat hasil transformasi tersebut, ia merasa sangat percaya diri dengan visual yang dihasilkan.

"Walaupun memang Bang Ozan memberikan ruang untuk diskusi, tapi ya kita sih percaya aja ya dan hasilnya lumayan percaya diri sih bahwa nanti pasti akan bagus," ungkapnya.

Naysilla berharap masyarakat dapat segera menikmati film Kapal Terbang di layar lebar meskipun jadwal penayangannya belum diumumkan.

"Nonton ya! Belum tayang sih, belum tahu kapan tayangnya tapi mudah-mudahan segera. Gitu. Terima kasih," tutupnya.

Film ini sendiri terinspirasi dari peristiwa nyata pembajakan pesawat Garuda Indonesia DC-9 "Woyla" pada Maret 1981. Peristiwa tersebut dikenang sebagai operasi pembebasan sandera yang menegangkan oleh pasukan khusus Indonesia di Bangkok, Thailand.

George Santos selaku Eksekutif Produser menegaskan bahwa film ini bertujuan untuk mengambil pelajaran berharga dari sejarah, bukan untuk mengorek luka lama.

"Hari ini kita membuka kembali peristiwa Woyla 1981, bukan bermaksud untuk membuka luka lama. Peristiwa Woyla 1981 mengajarkan kita artinya keberanian, artinya pengorbanan, artinya mengikhlaskan kehilangan. Film ini telah menjadi bentuk dari tanggung jawab moril kami," kata George Santos.

Ozan Ruz menyampaikan semangat luar biasa dari seluruh tim dan pemain. Ia merasa bahwa film ini sudah menjadi milik bersama, bukan hanya milik rumah produksi.

"Semua yang terlibat mereka semua merasa sangat memiliki, kerasukan juga ya. Kerasukan, jadi kita kerja kolektif dan saya harap semoga dengan spirit ini membawa Kapal Terbang terbang setinggi-tingginya," ujar Ozan Ruz.

Kapal Terbang akan dibintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Oka Antara, Jeremy Thomas, hingga Tengku Rifnu Wikana.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed