Mengenali Oversharing di Medsos dan Cara Mencegahnya

Smallest Font
Largest Font

Pernahkah Anda merasa menyesal setelah mengunggah sesuatu yang terlalu pribadi di media sosial? Hal ini dikenal sebagai oversharing, tindakan membagikan informasi berlebihan yang seringkali terjadi tanpa disadari.

Psikolog Ayu S. Sadewo, S.Psi, menjelaskan bahwa intensitas emosi menjadi pemicu utama perilaku ini. Logika sering kali dikalahkan oleh dorongan impulsif saat seseorang merasa sangat senang, sedih, atau marah.

Psikolog lulusan Universitas Indonesia ini mengungkapkan beberapa batasan yang sering dilanggar saat seseorang mulai oversharing:

  • Konten Terlalu Personal: Mengunggah hal-hal yang seharusnya berada di ranah privasi ke ruang publik.
  • Melibatkan Orang Lain: Membagikan cerita atau privasi pihak lain tanpa izin yang jelas.
  • Unggahan Saat Emosional: Memposting sesuatu ketika perasaan sedang meluap-luap, sehingga kehilangan kemampuan untuk memikirkan dampak jangka panjangnya.

Tips Mencegah Penyesalan Digital Akibat Oversharing

Ayu menyarankan pentingnya memiliki kesadaran diri (self-awareness) agar tidak terjebak dalam penyesalan digital. Menerapkan teknik "Pause" atau mengambil jeda sejenak adalah salah satu metode paling sederhana yang bisa dilakukan.

"Sebelum menekan tombol post, ambillah waktu sebentar. Bisa dengan menarik napas dalam-dalam beberapa kali agar otak kembali berpikir rasional dan tidak lagi dikendalikan oleh emosi sesaat," jelasnya seperti dikutip ANTARA.

Dengan memberikan jeda, proses berpikir logis dapat kembali aktif. Hasilnya, kita bisa lebih bijak memilah momen yang layak dibagikan dan mana yang cukup disimpan sendiri.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow