Iran Siapkan Draf Nuklir Terbaru di Tengah Ancaman Militer Donald Trump

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Iran bergerak cepat untuk merampungkan draf kesepakatan nuklir yang akan diajukan kepada Amerika Serikat dalam waktu dekat. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa rancangan tersebut dijadwalkan selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan sebelum diserahkan kepada perwakilan AS, Steve Witkoff.

Langkah ini diambil Teheran sebagai respons atas tekanan intensif dari Washington. Araghchi menyatakan bahwa draf tersebut saat ini hanya tinggal menunggu validasi akhir dari otoritas tertinggi di Iran. Menurutnya, percepatan proses ini merupakan kepentingan kedua belah pihak demi mencapai solusi yang efektif dan cepat.

Detail Situasi Diplomatik Iran dan Amerika Serikat (Februari 2026)
AspekPosisi Amerika Serikat (Donald Trump)Posisi Iran (Abbas Araghchi)
Tenggat WaktuBatas maksimal 10 hingga 15 hari untuk kesepakatan.Membantah adanya ultimatum resmi.
Tindakan LanjutanAncaman tindakan militer jika kesepakatan gagal.Penyerahan draf draf baru dalam 2-3 hari ke depan.
Tujuan UtamaMencegah Iran memiliki senjata nuklir.Program nuklir diklaim hanya untuk kepentingan sipil.

Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras melalui Air Force One pada Kamis (19/2). Trump menegaskan bahwa Iran hanya memiliki waktu maksimal 15 hari untuk memutuskan arah program nuklirnya sebelum AS mengambil langkah militer yang tidak menguntungkan bagi Teheran.

"Kita akan mendapatkan kesepakatan, atau itu akan menjadi hal yang tidak menguntungkan bagi mereka," ujar Trump kepada awak media. Ia menekankan bahwa stabilitas kawasan terancam jika Iran tetap melanjutkan aktivitas nuklir yang tidak substansial secara hukum internasional.

Meskipun berada di bawah tekanan militer, Menlu Araghchi menolak menyebut komunikasi saat ini sebagai sebuah ultimatum. Ia lebih memilih melihatnya sebagai dialog intensif untuk mencapai kesepakatan. Iran secara konsisten membantah tuduhan pengembangan senjata dan menegaskan bahwa seluruh aktivitas nuklir mereka ditujukan untuk keperluan energi dan sipil.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed