Ketegangan Meningkat, Iran Ancam Balas Serangan Militer AS Lewat Target Regional

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Iran secara resmi memperingatkan Amerika Serikat bahwa seluruh pangkalan militer, fasilitas, dan aset-aset Washington di kawasan Timur Tengah akan menjadi target sah jika terjadi agresi militer. Ancaman ini muncul di tengah eskalasi konflik yang kian meruncing antara kedua negara.

Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, telah melayangkan surat resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan. Dalam dokumen tersebut, Teheran menyatakan kesiapan untuk memberikan respons defensif jika kedaulatannya terancam.

"Segala pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan tersebut akan menjadi target yang sah dalam konteks respons defensif Iran," tegas Iravani dalam suratnya. Meski demikian, ia menekankan bahwa Iran tetap membuka pintu bagi solusi diplomatik melalui prinsip timbal balik guna mengklarifikasi status program nuklir mereka yang diklaim bersifat damai.

Ketegangan ini dipicu oleh langkah Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya telah mengerahkan berbagai alutsista, termasuk jet tempur dan kapal perang, ke wilayah Timur Tengah. Langkah tersebut dilakukan dengan dalih mencegah Iran memproduksi senjata nuklir. Bahkan, Trump sempat menyinggung potensi penggunaan pangkalan militer Inggris di Samudra Hindia jika kesepakatan tidak tercapai.

Pihak Teheran menilai retorika agresif Washington merupakan ancaman serius bagi keamanan internasional. Iravani mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengintervensi agar Amerika Serikat menghentikan ancaman penggunaan kekuatan yang dinilai melanggar hukum internasional.

Hingga saat ini, posisi AS tetap keras. Donald Trump memberikan tenggat waktu maksimal 15 hari bagi Iran untuk mencapai kesepakatan baru. Jika periode tersebut berakhir tanpa hasil, AS mengancam akan mengambil tindakan militer langsung terhadap negara tersebut.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed