Tidak Ada Daerah Raih Adipura 2025, Ini Sebabnya
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa tidak ada kota atau kabupaten di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan Adipura pada tahun 2025. Hal ini disebabkan karena belum terpenuhinya kriteria pengelolaan sampah secara menyeluruh.
Menurut Hanif, beberapa daerah yang sebelumnya diharapkan dapat meraih penghargaan tersebut ternyata masih memiliki masalah kebersihan yang perlu segera diatasi.
"Surabaya yang kita gadang-gadang Adipura, begitu kita ke Benowo itu sampah TPS liarnya hampir di sebagian besar. Begitu kita keluar kota sedikit kotornya juga perlu diperbaiki. Kita ke Balikpapan, ternyata begitu kita keluar dari jalan protokol masuk ke kampung-kampung 100 meter, kondisinya sama," kata Hanif di Bandung, Sabtu.
Hanif menegaskan bahwa penilaian Adipura tidak hanya berfokus pada kebersihan jalan protokol saja, melainkan juga pada kondisi kota secara keseluruhan, termasuk area permukiman. Menurutnya, setiap daerah perlu mengembangkan budaya hidup bersih serta sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi untuk dapat meraih Adipura.
Pemerintah pusat, lanjutnya, tidak akan memberikan penghargaan jika persyaratan dan kriteria yang ditetapkan belum terpenuhi.
"Kalau hanya protokolnya saja, itu semua orang bisa. Tidak perlu Adipura, cukup disapu jalan protokolnya. Yang komprehensif tidak semua bisa," ujarnya.
Salah satu syarat utama untuk meraih Adipura, menurut Hanif, adalah tidak adanya pembuangan sampah terbuka dan tempat pembuangan sementara (TPS) liar. Namun, hingga saat ini, masalah tersebut masih ditemukan di berbagai kota dan kabupaten.
Selain itu, pemerintah pusat juga akan mengevaluasi aspek anggaran dan kebijakan daerah. Alokasi anggaran daerah untuk menangani masalah sampah, terutama di kota-kota besar dengan jumlah penduduk jutaan orang, akan menjadi perhatian utama.
Hanif menambahkan bahwa penyelesaian masalah sampah harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta.
"Kinerja itu kalau kita lihat sampah di sungai selesai, jalan selesai, itu 100 persen semua itu baru Adipura. Jadi Adipura harus merepresentasikan upaya semua stakeholder di kota dan kabupaten dalam membangun pengolahan sampah yang baik," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow