BPKN Dukung Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) dalam melakukan evaluasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan. Evaluasi ini meliputi perbaikan pada kemasan, komposisi menu, serta standar distribusinya.
Menurut Ketua BPKN RI, Mufti Mubarok, evaluasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa Program MBG memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
"BPKN mendukung penuh langkah BGN dalam mengevaluasi Program MBG selama ramadan. Ini adalah bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin hak konsumen atas pangan yang aman, bergizi, dan layak konsumsi," kata Mufti Mubarok, seperti dilansir ANTARA, Jumat, 27 Februari.
Mufti menegaskan bahwa Program MBG adalah program strategis nasional yang menyangkut hak dasar masyarakat. Karena itu, kualitas, keamanan, dan transparansi harus menjadi prioritas utama.
"Program MBG adalah bentuk layanan publik yang menyentuh langsung masyarakat. Oleh karena itukualitas makanan, keamanan kemasan, serta transparansi pelaksanaan harus dijaga. Evaluasi yang dilakukan BGN merupakan langkah tepat dan perlu didukung semua pihak," ujarnya.
BPKN akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar sesuai dengan prinsip perlindungan konsumen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Mufti juga mendorong BGN untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, sekolah, dan lembaga pengawas, dalam proses evaluasi dan perbaikan program.
"Evaluasi berkala sangat penting untuk memastikan Program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, mungkin diperlukan lembaga pengawas BGN atau semacam dewan pengawas," paparnya.
BPKN menilai bahwa langkah evaluasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi nasional, khususnya selama bulan Ramadan.
BGN sebelumnya menyatakan bahwa Program MBG selama Ramadan disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat, termasuk menyediakan paket makanan yang dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Selain itu, BGN terus meningkatkan kualitas menu dan kemasan guna menjamin keamanan pangan serta memenuhi standar gizi nasional.
Evaluasi yang dilakukan BGN mencakup aspek kemasan makanan, komposisi gizi, hingga transparansi penggunaan anggaran, guna memastikan program berjalan sesuai standar kesehatan dan tepat sasaran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow