AS dan Ukraina Bahas Upaya Akhiri Perang dengan Rusia

Smallest Font
Largest Font

Amerika Serikat dan Ukraina telah menyelesaikan pembicaraan mengenai upaya lebih lanjut untuk mengakhiri perang dengan Rusia yang telah berlangsung selama empat tahun. Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Kamis, sementara Moskow mengisyaratkan bahwa mereka tidak terburu-buru untuk mencapai kesepakatan.

Seorang reporter AFP melihat delegasi AS meninggalkan Hotel des Bergues di Jenewa, tempat pembicaraan diadakan. Kantor berita Swiss ATS-Keystone menerbitkan foto Rustem Umerov, negosiator utama Ukraina, saat meninggalkan hotel.

Menurut Kyiv, satu-satunya cara untuk memecahkan kebuntuan adalah melalui pertemuan antara Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky. Tujuan pembicaraan hari Kamis adalah untuk meletakkan dasar bagi pertemuan puncak tersebut.

Umerov mengatakan bahwa pihaknya melanjutkan pekerjaan dalam kerangka proses negosiasi. Pertemuan bilateral dengan delegasi Amerika telah dimulai dengan Steve Witkoff dan Jared Kushner. Ukraina bertujuan untuk "menyelaraskan posisi" dengan AS menjelang pembicaraan trilateral baru pada bulan Maret.

Negosiator Rusia, Kirill Dmitriev, juga hadir di Jenewa pada hari Kamis. Namun, media pemerintah Rusia tidak memberikan indikasi apakah ia bertemu dengan pihak Ukraina.

Dmitriev menolak berkomentar setelah meninggalkan perundingan, menurut sebuah video yang beredar di media pro-Kremlin.

Sementara itu, Rusia mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk memperkirakan kapan kesepakatan akan terjadi. Rusia bersikeras pada tuntutan mereka untuk kendali penuh atas wilayah Donetsk timur Ukraina.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan kepada media pemerintah, "Apakah Anda mendengar sesuatu dari kami tentang tenggat waktu? Kami tidak memiliki tenggat waktu, kami memiliki tugas. Kami sedang menyelesaikannya."

Presiden AS Donald Trump mendorong diakhirinya konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II, namun sejauh ini belum berhasil menengahi kesepakatan antara Moskow dan Kyiv.

Putaran negosiasi sebelumnya yang dipimpin AS antara pejabat Rusia dan Ukraina di Jenewa dan Abu Dhabi telah gagal menghasilkan kompromi, termasuk pada poin penting yaitu wilayah.

Rusia dan Ukraina secara rutin bertukar jenazah prajurit yang tewas, yang menjadi salah satu dari sedikit bidang kerja sama antara negara-negara yang bertikai.

Pembicaraan antara Moskow dan Kyiv masih menemui jalan buntu mengenai nasib Donbas, wilayah industri di Ukraina timur yang menjadi pusat pertempuran.

Rusia berupaya untuk menguasai sepenuhnya wilayah Donetsk timur Ukraina, dan mengancam akan merebutnya dengan kekerasan jika Kyiv tidak menyerah di meja perundingan. Ukraina menolak tuntutan tersebut dan menyatakan tidak akan menandatangani kesepakatan tanpa jaminan keamanan yang mencegah Rusia melakukan invasi lagi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow