Ketegangan AS-Iran Memuncak, Swedia dan Serbia Perintahkan Warganya Segera Evakuasi
Eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran global setelah Pemerintah Swedia dan Serbia secara resmi menginstruksikan warga negara mereka untuk segera angkat kaki dari wilayah Iran. Langkah darurat ini diambil menyusul ancaman tindakan militer yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump terkait program nuklir Teheran.
Menteri Luar Negeri Swedia, Maria Malmer Stenergard, melalui pernyataan di platform X, menyampaikan imbauan keras agar seluruh warga Swedia di Iran segera melakukan evakuasi mandiri. Senada dengan Swedia, Kementerian Luar Negeri Serbia memperingatkan warganya untuk membatalkan rencana perjalanan ke Iran akibat situasi keamanan yang kian memburuk. Otoritas Serbia menegaskan agar mereka yang masih berada di sana meninggalkan negara tersebut secepat mungkin.
Kondisi di lapangan semakin memanas seiring dengan pergerakan militer Amerika Serikat di kawasan strategis. Kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, dilaporkan telah melintasi Selat Gibraltar menuju Laut Mediterania pada Jumat (20/2/2026). Armada ini dikirim untuk memperkuat kehadiran militer AS di Timur Tengah, bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang telah bersiaga sebelumnya.
Pengerahan kekuatan angkatan laut besar-besaran ini merupakan strategi tekanan yang dipilih Donald Trump. Meski pihak Iran sempat menyatakan harapan pada Jumat (20/2) untuk mencapai kesepakatan cepat mengenai program nuklirnya, Trump menegaskan bahwa opsi serangan militer terbatas tetap menjadi pertimbangan utama jika negosiasi dianggap gagal memberikan hasil nyata.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow