Sistem Air Bersih Huntara Napa Ditargetkan Beroperasi Pekan Depan
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sistem air bersih di hunian sementara (huntara) Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, siap beroperasi pada pekan depan. Saat ini, penyelesaian fisik hunian di wilayah tersebut telah mencapai 87,30 persen.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan ketersediaan air bersih sebagai syarat utama sebelum masyarakat terdampak bencana menempati hunian tersebut saat meninjau lokasi pembangunan, Kamis, 26 Februari.
"Kami tidak ingin warga masuk sebelum kebutuhan dasarnya siap. Air bersih harus cukup. Itu sedang kami pastikan agar saat ditempati, hunian ini benar-benar layak dan mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat," ujar Dody dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 27 Februari.
Sistem air bersih di Batang Toru memanfaatkan sumur bor dan tandon air dengan pompa. Pasokan listrik bersumber dari PLN berdaya 900 watt per unit. Saat ini tersedia dua titik sumur bor dangkal dan akan ditambah menjadi empat hingga lima titik untuk memastikan kecukupan air bagi seluruh penghuni.
Ia menambahkan, penambahan titik bor diperlukan karena debit air saat ini masih kurang untuk memenuhi kebutuhan sekitar 250 kepala keluarga.
Huntara tersebut dirancang untuk menampung sekitar 245 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.800 jiwa. Pembangunan huntara dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana Strategis Kementerian PU.
Dody menyampaikan, penyelesaian fisik ditargetkan rampung pada Minggu atau Senin pekan depan, sesuai permintaan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, waktu pasti relokasi pengungsi akan ditentukan oleh pemerintah kabupaten.
"Insyaallah secara fisik Minggu atau Senin depan selesai. Tapi, kami masih harus korelasikan dengan Pak Bupati kapan pengungsi bisa masuk," terangnya.
Secara keseluruhan, huntara dibangun sebanyak 252 unit, terbagi dalam 21 blok modular. Setiap blok terdiri dari 12 unit hunian dan dilengkapi fasilitas sanitasi komunal berupa enam unit toilet dan enam unit shower, masing-masing tiga unit untuk perempuan dan tiga unit untuk laki-laki.
Total tersedia 126 unit toilet dan 126 unit shower. Kemudian dilengkapi dapur bersama, area cuci dan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 5 meter kubik.
Huntara dibangun di atas lahan seluas 14.369,03 meter persegi dari total lahan terukur 74.081,51 meter persegi, dengan luas kawasan sekitar 2,6 hektare. Kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas pendukung berupa musala, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal dan taman bermain anak, pos jaga, area hijau serta lahan parkir.
Penetapan calon penghuni sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah. "Melalui percepatan penyelesaian fisik yang dibarengi pemenuhan layanan dasar, kami memastikan hunian di Batang Toru siap ditempati secara layak dan aman bagi masyarakat terdampak bencana," imbuhnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow