Shieny Aprilia: Kiprah CEO Agate di Industri Game Indonesia
Industri game Indonesia melahirkan banyak game keren dari developer lokal. Namun, sosok di balik layar seringkali kurang dikenal.
Shieny Aprilia adalah Co-Founder dan CEO Agate, developer game asal Bandung. Ia menjabat sebagai CEO sejak 2022, menggantikan Arief Widhiyasa.
Shieny sempat menulis opini tentang masalah pajak yang dialami Toge Productions, sehingga namanya mulai dikenal.
Shieny Aprilia lahir di Bandung pada 27 April 1987. Ia lulus dari jurusan Teknik Informatika ITB pada 2009. Minatnya pada game sudah ada sejak kecil.
Setelah lulus, Shieny dan 17 rekannya mendirikan Agate Studio. Ia memulai kariernya sebagai programmer, lalu menjadi produser pada 2011.
Pada 2012, Shieny beralih ke posisi manajerial sebagai account manager, kemudian menjadi sales and marketing manager pada 2017.
Pada 2022, Shieny menjadi CEO Agate, menggantikan Arief Widhiyasa. Agate fokus mengembangkan game in-house dan memproduksi game B2B.
Jenjang Karier Shieny Aprilia
Berikut adalah detail perjalanan karier Shieny Aprilia di Agate:
- Game Programmer: April 2009 - Mei 2011
- Game Producer: Mei 2011 - Oktober 2012
- Account Manager: Oktober 2012 - Desember 2016
- Sales and Marketing Manager: Januari 2017 - Mei 2022
- Chief Executive Officer: Juni 2022 - sekarang
Pencapaian Shieny Aprilia di Agate
Sebagai salah satu pendiri Agate, kesuksesan Agate juga merupakan prestasi Shieny.
Selama di Agate, Shieny terlibat dalam perilisan game in-house seperti seri Valthirian Arc, Memories, Code Atma, serta puluhan game B2B.
Game Agate dijual di dalam dan luar negeri, tersedia di konsol, PC, dan mobile.
Shieny meraih penghargaan Indonesia Young Woman Future Business Leader 2014 dari majalah SWA.
Sebagai CEO, Shieny berhasil memimpin Agate melewati pandemi COVID-19 dengan memperkuat bisnis B2B.
Agate juga memperluas bisnis ke produksi aset game, porting game, dan gamifikasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow