Serangan AS-Israel ke Iran Tewaskan Ratusan Orang
Serangan yang dilakukan AS dan Israel ke Iran, termasuk ibu kota Teheran, telah menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan dan menelan banyak korban jiwa. Selain menewaskan Ali Khamenei, serangan tersebut juga mengakibatkan setidaknya 201 orang tewas dan 747 lainnya mengalami luka-luka.
Serangan tersebut juga menewaskan sejumlah tokoh militer penting, termasuk Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mohammad Pakpour, Kepala Staf militer Iran Abdulrahim Mousavi, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, dan Sekretaris Dewan Pertahanan Ali Shamkhani.
Sebagai balasan atas agresi tersebut, Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan sejumlah instalasi militer AS di Timur Tengah.
Dalam pernyataan tertulis, IRGC dan Angkatan Darat Iran bersumpah akan membalas kematian Khamenei. Serangan balasan tersebut diarahkan ke 27 titik, termasuk pangkalan udara Tel Nof di Israel tengah, markas besar angkatan darat Israel, dan sebuah kompleks industri militer di Tel Aviv.
Menyusul pengumuman gugurnya Khamenei, demonstrasi pecah di berbagai daerah di Iran pada Minggu (1/3).
Warga di berbagai kota di Iran turun ke jalan sebagai bentuk respons terhadap berita kematian Khamenei. Media Iran melaporkan bahwa para demonstran membawa bendera Iran dan berkumpul di pusat-pusat kota untuk menyuarakan kesedihan mereka.
Di Teheran, ratusan orang berkumpul di Lapangan Inkilap, mengibarkan bendera dan poster Khamenei, serta meneriakkan slogan-slogan yang mengutuk AS dan Israel.
Di kota suci Qom, ratusan orang berkumpul di makam Hazrat Masume untuk mengecam serangan tersebut.
Sementara itu, di Mashhad, para pelayat mengungkapkan rasa duka dengan membentangkan bendera hitam di atas kubah Makam Imam Reza, salah satu situs keagamaan paling dihormati di Iran. Banyak dari mereka terlihat meneteskan air mata di sekitar makam tersebut.
Presiden AS Donald Trump menyebut Ayatollah Ali Khamenei sebagai "salah satu orang paling jahat dalam sejarah". Ia juga mengatakan bahwa Khamenei tidak dapat menghindari sistem intelijen dan pelacakan canggih AS, serta menyebut kerja sama erat negaranya dengan Israel membuat pemimpin Iran dan sejumlah pejabat lain tidak mampu meloloskan diri.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow