RRQ dan Bigetron Meramaikan Persaingan di MPL Malaysia

Smallest Font
Largest Font

Bergabungnya RRQ dan Bigetron (BTR) ke Mobile Legends Professional League (MPL) Malaysia Season 17 yang kini mengadopsi sistem franchise, menandai ekspansi tim Indonesia di kancah esports Malaysia.

Sistem franchise ini memunculkan pro dan kontra karena menuntut finansial yang tinggi, tetapi menjanjikan stabilitas, revenue sharing, serta perlindungan bagi tim dan pemain di ekosistem MLBB Malaysia.

Diharapkan RRQ dan BTR dapat memanfaatkan divisi Malaysia untuk kolaborasi lintas negara. Bentuknya dapat berupa scrim internal, pertukaran pemain, dan pengembangan talenta, sehingga persaingan MPL Malaysia semakin kompetitif.

Penerapan sistem franchise di MPL Malaysia Season 17 memunculkan berbagai pendapat. Beberapa tim merasa keberatan karena komitmen finansial yang tinggi. Namun, sistem ini menjanjikan perlindungan tim dari degradasi, sistem revenue sharing, jaminan gaji dan benefit pemain, serta keuntungan lain seperti peningkatan prize pool dan slot turnamen internasional.

Legenda MLBB Malaysia, Soloz, menyatakan, "Jika MPL Malaysia membuat franchise, itu akan menguatkan ekosistem dan di saat bersamaan juga akan mengembangkan (scene-nya). Kedua, untuk mengamankan (masa depan) player.".

Soloz menambahkan, "Jika tak pakai sistem franchise, setiap tim mungkin ada masalah keuangan dan sebagainya. Dengan sistem franchise, MLBB akan memilih beberapa tim yang aman, yang tak ada masalah keuangan,"

Di MPL Malaysia Season 17, akan ada 8 tim franchise yang bersaing, didominasi oleh organisasi luar. Tiga tim dari Malaysia adalah Selangor Red Giants, Team Vamos, dan Team Rey. Selain BTR dan RRQ dari Indonesia, ada All Combo (spinoff AG Global) dan Invictus Gaming dari Tiongkok, serta Team Flash dari Singapura.

Muncul kekhawatiran bahwa tidak semua tim Malaysia mampu memenuhi barrier finansial untuk masuk ke sistem franchise. Namun, tim yang masuk dinilai siap berkembang dan memajukan MPL Malaysia, dengan mempertimbangkan untung ruginya.

Kehadiran RRQ dan BTR diharapkan dapat meningkatkan persaingan di MPL Malaysia, tergantung pada bagaimana mereka memperlakukan divisi MLBB Malaysia. RRQ dan BTR memiliki pengalaman membangun divisi MLBB di luar negeri, meskipun divisi overseas mereka sebelumnya belum memberikan dorongan positif untuk divisi di Indonesia.

RRQ dan BTR dapat meniru ONIC dan Team Liquid dengan menjadikan dua divisi MLBB mereka sebagai satu kesatuan, melalui pertukaran talent dan pengetahuan, scrim internal, atau pertukaran pemain.

Keputusan membuka divisi Malaysia bagi RRQ dan BTR dianggap tepat jika ingin membawa benefit ke Indonesia. RRQ dan BTR dapat membawa pemain seperti Anavel, Banana, Dyrennn, dan Sutsujin ke divisi Malaysia, serta melakukan knowledge sharing antara divisi Indonesia dan Malaysia.

Penting agar RRQ dan BTR tidak menjadikan divisi Malaysia sebagai tempat membuang pemain yang tidak terpakai di Indonesia, melainkan mengirimkan mereka untuk mengembangkan kemampuan secara nyata.

Kedatangan RRQ dan BTR ke MPL Malaysia diharapkan mendapat respon positif karena reputasi besar dan fanbase yang militan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed