Prabowo-Donald Trump Teken Perjanjian Tarif Dagang di Board of Peace 2026
Kesepakatan tarif perdagangan baru resmi terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menandatangani perjanjian bilateral tersebut di sela-sela agenda Board of Peace (BoP) pada Jumat, 20 Februari 2026.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa dari belasan pemimpin negara yang hadir, hanya Indonesia yang melakukan pertemuan khusus dengan Donald Trump untuk membahas isu krusial tersebut. Status istimewa ini menempatkan Prabowo sebagai satu-satunya kepala negara yang mencapai kesepakatan bilateral di tengah padatnya agenda BoP.
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit tersebut dilanjutkan dengan sesi tertutup guna mendalami berbagai isu strategis nasional dan global. Fokus utama dalam dialog ini adalah penyesuaian tarif dagang yang diharapkan dapat memberikan keuntungan lebih besar bagi posisi ekonomi Indonesia di pasar Amerika Serikat.
"Tentunya banyak pembicaraan di sana, dan kita tunggu, mungkin dalam waktu dekat, yang sekarang 19 persen, ya mungkin ke depan akan menjadi lebih baik lagi untuk Indonesia," ujar Teddy dalam keterangan resminya melalui kanal YouTube Sekretaris Kabinet.
| Poin Informasi | Detail Laporan |
|---|---|
| Lokasi Agenda | Board of Peace (BoP) |
| Durasi Pertemuan | Sekitar 30 Menit |
| Fokus Pembahasan | Tarif Perdagangan Bilateral |
| Proyeksi Tarif | Potensi penurunan dari angka 19% |
Langkah ini menjadi sinyal positif bagi penguatan kerja sama ekonomi kedua negara. Meski detail teknis hasil pertemuan tertutup belum dipublikasikan secara menyeluruh, pemerintah optimistis kebijakan baru ini akan segera membuahkan hasil konkret bagi pelaku industri dalam negeri dalam waktu dekat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow