Peredaran Obat Keras di Tanah Abang Digagalkan, Polisi Amankan Empat Pengedar
Aparat kepolisian dari Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya berhasil mengungkap praktik peredaran obat keras ilegal di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dalam operasi tersebut, empat orang pria yang diduga kuat sebagai pengedar berinisial S, I, MA, dan WS diringkus petugas saat sedang melakukan transaksi mencurigakan.
Penangkapan ini bermula dari penyisiran rutin yang dilakukan pada Minggu (22/2) oleh 37 personel gabungan. Tim yang dipimpin oleh Ipda Dedy Suhendro dan Ipda Abdul Kadzim tersebut mencurigai aktivitas para pelaku di lokasi. Setelah dilakukan penggeledahan di tempat, petugas menyita sedikitnya 15 strip obat keras jenis Tramadol yang siap edar tanpa izin resmi.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan berfungsi sebagai langkah pencegahan sekaligus penegakan hukum yang nyata.
| Detail Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Kejadian | Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat |
| Waktu Operasi | Minggu, 22 Februari 2026 |
| Inisial Pelaku | S, I, MA, dan WS |
| Barang Bukti | 15 Strip Tramadol |
| Personel Terlibat | 37 Anggota Gabungan |
Terkait kelanjutan kasus ini, keempat tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Metro Tanah Abang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa patroli serupa akan terus diintensifkan di berbagai titik rawan untuk memutus rantai peredaran obat terlarang.
"Penanganan kami lakukan secara tegas, terukur, dan profesional. Dukungan masyarakat penting untuk memutus mata rantai peredaran obat terlarang," ujar Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya. Kepolisian juga mengimbau warga agar proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan call center 110 guna menjaga keamanan lingkungan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow