Aksi Penertiban Bendera Asing di Pantai Legian Pasca Keluhan Wisatawan
Pemerintah Kelurahan Legian mengambil langkah tegas dengan menertibkan sejumlah bendera negara asing berukuran besar yang berkibar di kawasan pantai. Tindakan ini dilakukan menyusul keresahan seorang wisatawan yang sempat viral di media sosial saat mempertanyakan urgensi pemasangan atribut mancanegara tersebut di Bali.
Lurah Legian, Putu Eka Martini, mengonfirmasi bahwa penertiban telah dilaksanakan pada Rabu (18/2/2026). Tim dari kelurahan bersama pengurus pantai mendatangi langsung para pedagang untuk meminta penurunan bendera yang terpasang di kios maupun outlet mereka. Langkah ini diambil setelah upaya persuasif sebelumnya tidak membuahkan hasil.
"Dari pengurus pantai sendiri sudah pernah memperingatkan pedagang pantai kaitannya dengan pengibaran bendera asing, cuma ternyata tidak diindahkan," ujar Putu Eka Martini saat memberikan keterangan pada Jumat (20/2/2026).
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, atribut tersebut diduga sengaja dipasang sebagai hiasan untuk menarik minat pengunjung. Eka menjelaskan bahwa tren pemasangan bendera ini kemungkinan besar berkaitan dengan momentum ajang Piala Dunia, di mana para pedagang ingin memberikan identitas atau ciri khas tertentu pada tempat usaha mereka.
Pemerintah setempat menekankan bahwa pengibaran bendera negara lain secara besar-besaran tidak semestinya dilakukan jika tidak berkaitan dengan agenda kenegaraan resmi, seperti konferensi internasional. Selain aspek nasionalisme, penertiban ini bertujuan untuk menjaga estetika kawasan wisata agar tetap tertata dengan baik.
Saat ini, pihak Kelurahan Legian telah menginstruksikan pengurus pantai untuk memperketat pengawasan dan monitoring secara berkala. Para pedagang yang masih membandel diperingatkan untuk segera menurunkan atribut asing tersebut sebelum otoritas terkait menerapkan sanksi yang lebih tegas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow