Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai Alami Penundaan
Operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dilaporkan tetap berjalan normal hingga Minggu, 1 Maret, meskipun ruang udara di beberapa negara ditutup akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Akan tetapi, sejumlah penerbangan internasional dari Denpasar menuju Timur Tengah mengalami penundaan dan pembatalan sejak Sabtu, 28 Februari.
Berdasarkan data dari pihak bandara, terdapat 1.631 calon penumpang yang terdampak akibat penyesuaian jadwal lima penerbangan. Penanganan terhadap seluruh penumpang telah dilakukan sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai. Sebagian penumpang telah memperoleh fasilitas penginapan sejak Sabtu malam.
Pada Minggu pagi, sejumlah penumpang memilih untuk melakukan pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang (reschedule) penerbangan mereka.
Berikut adalah daftar lima penerbangan yang terdampak akibat dinamika konflik di kawasan Timur Tengah:
- Etihad Airways EY477 rute Denpasar (DPS)-Abu Dhabi (AUH), STD 18.45 Wita (28 Februari) - Ditunda (Postponed).
- Emirates EK369 rute Denpasar (DPS)-Dubai (DXB), STD 19.45 Wita (28 Februari) - Dibatalkan (Canceled).
- Qatar Airways QR963 rute Denpasar (DPS)-Doha (DOH), STD 18.50 Wita (28 Februari) - Dibatalkan (Canceled).
- Emirates EK399 rute Denpasar (DPS)-Dubai (DXB), STD 00.25 Wita (1 Maret) - Dibatalkan (Canceled).
- Qatar Airways QR961 rute Denpasar (DPS)-Doha (DOH), STD 00.30 Wita (1 Maret) - Dibatalkan (Canceled).
Selain penerbangan keberangkatan, dua penerbangan menuju Denpasar juga mengalami pembatalan, yaitu penerbangan dari Dubai oleh Emirates dan penerbangan dari Doha oleh Qatar Airways.
Pihak bandara menyatakan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan maskapai dan otoritas terkait untuk memantau perkembangan situasi global yang berdampak pada operasional penerbangan internasional di Bali.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow