Nonton AADC 2 Lagi? Jujur, Ini yang Bikin Saya Nostalgia!

Smallest Font
Largest Font

Sebagai seseorang yang besar dengan film 'Ada Apa dengan Cinta' (AADC) pertama, ekspektasi saya untuk sekuelnya, AADC 2, sangat tinggi. Jujur, saya deg-degan waktu pertama kali nonton film ini di bioskop. Takut nostalgia masa SMA saya dirusak. Sekarang, setelah beberapa kali nonton ulang, inilah pendapat jujur saya.

Jawabannya... sebagian besar iya! Film ini berhasil menangkap esensi dari film pertamanya: drama percintaan remaja yang relatable, ditambah bumbu puisi dan visual yang indah. Kita diajak kembali ke kehidupan Cinta (Dian Sastrowardoyo) dan Rangga (Nicholas Saputra) setelah 14 tahun berpisah. Pertemuan kembali mereka di Yogyakarta menjadi pusat cerita, dengan segala konflik dan keraguan yang muncul.

Adegan pertemuan kembali Cinta dan Rangga di AADC 2
Momen ketika Cinta dan Rangga bertemu kembali di Yogyakarta.

Yang Saya Suka dari AADC 2:

  • Chemistry Dian Sastro dan Nicholas Saputra. Mereka masih punya chemistry yang kuat, yang membuat kita percaya dengan hubungan rumit antara Cinta dan Rangga.
  • Visual Yogyakarta yang Cantik. Film ini berhasil menampilkan keindahan Yogyakarta dengan sinematografi yang memukau. Bikin pengen liburan ke sana!
  • Musik yang Mendukung Suasana. Lagu-lagu Melly Goeslaw selalu pas untuk menemani adegan-adegan emosional.
  • Nostalgia Masa SMA. Film ini berhasil membangkitkan kenangan masa SMA, khususnya bagi generasi 90-an yang tumbuh besar dengan AADC.

Yang Kurang dari AADC 2:

  • Plot yang Agak Lambat. Beberapa bagian film terasa agak lambat dan kurang greget.
  • Konflik yang Kurang Dalam. Konflik antara Cinta dan Rangga terasa kurang digali lebih dalam. Seolah-olah hanya berputar-putar di masalah yang sama.
  • Akting Beberapa Pemain Pendukung. Ada beberapa pemain pendukung yang aktingnya kurang meyakinkan.
Melly Goeslaw menyanyikan soundtrack AADC 2
Soundtrack AADC 2 kembali dinyanyikan oleh Melly Goeslaw.

Scene yang Paling Berkesan Buat Saya:

Adegan ketika Cinta dan Rangga berdebat di sebuah kedai kopi di Yogyakarta. Dialognya sederhana tapi menusuk hati. Di situ, kita bisa merasakan betapa rumitnya hubungan mereka, setelah bertahun-tahun terpisah dan membawa luka masing-masing.

Adegan Cinta dan Rangga di kedai kopi
Salah satu adegan yang paling diingat dari AADC 2.

Masih Layak Ditonton Setelah Bertahun-tahun?

Menurut saya, iya. AADC 2 bukan film yang sempurna, tapi tetap layak ditonton, terutama bagi penggemar film pertamanya. Film ini menawarkan nostalgia, visual yang indah, dan chemistry yang kuat antara Dian Sastro dan Nicholas Saputra. Walaupun ada beberapa kekurangan, AADC 2 tetap berhasil mengobati kerinduan saya akan kisah cinta yang klasik ini.

Jadi, Nonton Lagi atau Skip Aja?

Tonton lagi kalau: Anda penggemar berat AADC pertama, sedang kangen Yogyakarta, atau ingin bernostalgia dengan masa SMA.

Skip aja kalau: Anda tidak suka film drama yang lambat, mengharapkan plot yang penuh kejutan, atau bukan penggemar AADC.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow