Newcastle United Lengkapi Dominasi Liga Inggris di Liga Champions
Newcastle United memastikan tempat di babak 16 besar Liga Champions, melengkapi dominasi klub-klub Premier League di kompetisi tersebut. Kepastian ini didapatkan setelah Newcastle mengalahkan Qarabag dengan skor 3-2 pada pertandingan kedua playoff di Stadion St James’ Park, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB.
Dengan kemenangan ini, Newcastle menjadi satu-satunya tim dari Premier League yang harus berjuang melalui babak playoff untuk mencapai babak knockout. Sebelumnya, Arsenal, Liverpool, Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Manchester City telah lebih dulu mengamankan tempat secara otomatis karena finis di delapan besar.
Keberhasilan lima klub lolos otomatis ini semakin menegaskan dominasi Liga Inggris di kancah Eropa. Arsenal, yang belum pernah meraih gelar juara Liga Champions, mencatatkan rekor sempurna dengan memenangkan seluruh pertandingan di fase penyisihan grup.
Newcastle, yang berada di posisi ke-12, harus melewati babak playoff. Namun, undian mempertemukan mereka dengan Qarabag, yang dianggap sebagai lawan yang relatif mudah.
Pada pertandingan pertama, Newcastle berhasil mengalahkan klub asal Azerbaijan tersebut dengan skor telak 6-1, dengan Anthony Gordon mencetak empat gol. Kemenangan besar ini membuka jalan bagi Newcastle untuk melaju ke babak 16 besar.
Meskipun tidak diperkuat Gordon, Newcastle kembali meraih kemenangan 3-2 saat menjamu Qarabag di pertandingan kedua. Hasil ini memastikan kemenangan agregat 9-3 bagi tim asuhan Eddie Howe. Kini, enam klub Premier League akan bersaing di babak 16 besar. Newcastle berpotensi bertemu dengan Chelsea atau Barcelona, tergantung pada hasil undian.
Menanggapi keberhasilan timnya, Eddie Howe menyatakan, "Ini pencapaian yang luar biasa dengan keberhasilan lolos 16 besar. Saya sungguh cocok dengan format [Liga Champions] sekarang ini. Saya menyukainya."
Howe menambahkan, "Harus diakui kami berada dalam tekanan saat melakoni laga ini. Namun kami mampu mengatasinya, terutama setelah unggul 2-0. Penampilan tim memang bukan yang terbaik. Tetapi saya senang karena kami memenangkan pertandingan." Ia juga tidak mempermasalahkan siapa pun lawan yang akan dihadapi Newcastle di babak 16 besar.
"Siapa pun lawannya, ini akan menjadi laga bagus bagi kami. Keberhasilan kami melewati playoff dan lolos ke babak selanjutnya jelas memberi semangat kepada kami," kata Howe.
Sementara itu, Sandro Tonali, yang mencetak gol pembuka bagi Newcastle, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya konsistensi tim. Menurutnya, tim memulai pertandingan dengan baik namun mengalami penurunan di babak kedua.
“Setelah unggul 2-0 kami malah menarik pedal sehingga bermain lambat. Kami seharusnya tak melakukan hal seperti itu. Di sepanjang babak kedua kami membuang energi. Ini yang membuat kami cedera. Meski demikian, kami senang karena bisa lolos ke babak knockout Liga Champions yang merupakan target kami,” ucap gelandang timnas Italia ini.
Pada pertandingan tersebut, Howe memang tidak menurunkan kekuatan penuh. Dengan keunggulan 6-1, mereka diyakini akan lolos ke babak selanjutnya. Newcastle langsung unggul cepat saat laga baru berjalan empat menit, melalui gol Tonali yang memanfaatkan bola rebound dari tendangan Dan Burn.
Hanya berselang dua menit, Joelinton memperbesar keunggulan Newcastle setelah menyambut umpan silang Harvey Barne. Skor 2-0 bertahan hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, Qarabag mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan permainan. Camilo Duran berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-51.
Namun, Newcastle merespons dengan cepat melalui sundulan Sven Botman yang menyambut sepak pojok, mengubah skor menjadi 3-1.
Qarabag kembali mencetak gol melalui Elvin Jafarguliyev setelah penalti Marko Jankovic gagal di menit ke-57. Skor akhir pertandingan adalah 3-2 untuk kemenangan Newcastle.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow