Marcell Siahaan Rilis Lagu Religi \

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Marcell Siahaan kembali merilis karya musik religi terbarunya, "Menuju Cahaya", yang hadir di bulan Ramadan ini. Lagu ini mengangkat tema perjalanan batin dan pencarian diri secara retrospektif.

"Menuju Cahaya" menjadi single religi kedua bagi Marcell setelah sebelumnya merilis lagu "Tawakal" pada tahun 2024, yang ia tulis, komposisi, dan aransemennya sendiri.

Diproduksi sendiri oleh Marcell sebagai pengarah musik utama melalui label rekaman dan penerbit musik miliknya, Ruang Menyusui Records dan MKH Publishing, lagu ini melibatkan sejumlah musisi legendaris. Yusuf Effendi Hadiyanto merekam vokal di studio Ruang Menyusui, dengan dukungan Gatot Alindo pada gitar akustik dan elektrik, serta Ivan Alidiyan pada keyboard dan synthesizer.

Selain itu, Stefanus Adi Wibowo bertindak sebagai pengarah vokal, dan Lawrence 'Random' Widarto sebagai mixing and mastering engineer. Rima Melati Adams, istri Marcell, juga turut berkontribusi dengan membacakan penggalan lirik puitis berbahasa Inggris.

"Jelas, cuman Rima yang paling fasih dan paling bagus pelafalan bahasa Inggris-nya di rumah ini," ujar Marcell dalam siaran tertulis.

Lirik lagu "Menuju Cahaya" menggambarkan perjalanan batin manusia yang berfokus pada pelepasan ego dan ketundukan diri. Lagu ini menekankan pentingnya kejujuran pada diri sendiri daripada sekadar pencapaian atau kebenaran.

Inspirasi liriknya berasal dari konsep Tazkiyatun Nafs, yaitu proses pemurnian jiwa, yang selaras dengan pesan Al-Qur’an dalam Surat Asy-Syams (91) ayat 9-10 dan Surat Al- A‘la (87) ayat 14. Ayat-ayat tersebut menegaskan bahwa keberuntungan sejati datang dari pembersihan batin, bukan pengakuan dari luar.

Dalam lagu ini, "Cahaya” dimaknai sebagai tujuan yang didekati, bukan dimiliki, terinspirasi dari gambaran Cahaya Ilahi dalam Surat An-Nur ayat 35. Liriknya menekankan proses perjalanan tanpa ego dan beban.

Aransemen Musik yang Unik

Meskipun bernuansa religi, lagu ini dikemas dengan aransemen elektronik yang unik.

"Saya sengaja melahirkan lagu ini dengan aransemen yang sedikit berbeda, tentunya tanpa kehilangan ruh-nya, harapannya agar lagu ini bisa menjaring lebih banyak pendengar dari berbagai segmen yang lebih luas dan beragam," jelas Marcell.

Marcell berharap lagu ini dapat dimaknai oleh siapa pun, kapan pun, karena pemurnian diri adalah proses yang layak dirayakan oleh semua orang.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed