Rahasia Nutrisi Kurma untuk Pemulihan Energi dan Kesehatan Jantung saat Puasa

Smallest Font
Largest Font

Mengonsumsi kurma saat berbuka dan sahur menjadi anjuran medis guna menjaga kestabilan kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Buah yang telah dibudidayakan selama ribuan tahun di Timur Tengah dan Afrika Utara ini memiliki profil nutrisi unik yang mampu mempercepat pemulihan energi sekaligus memberikan perlindungan jangka panjang bagi organ vital seperti jantung dan otak.

Kandungan gula alami dalam kurma bekerja lebih cepat meningkatkan kadar glukosa darah dibandingkan jenis makanan lain, menjadikannya pilihan ideal setelah perut kosong dalam waktu lama. Ahli diet terdaftar di Britania Raya, Shehnaz Bashir, menjelaskan bahwa saat berbuka, tubuh sangat membutuhkan sumber energi instan untuk memproduksi glukosa. Kurma memenuhi kebutuhan tersebut melalui kombinasi gula sederhana untuk energi cepat dan karbohidrat kompleks yang dilepaskan secara bertahap.

Selain sebagai sumber energi, kurma berperan penting dalam menjaga hidrasi tubuh melalui kandungan elektrolit kalium yang tinggi. Kalium berfungsi menarik cairan ke dalam sel-sel tubuh, sehingga kombinasi kurma dan air saat berbuka sangat efektif untuk rehidrasi. Meski rasanya manis, Cynthia Sass, M.Ph, RD, menyebutkan bahwa kurma memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga peningkatan gula darah terjadi secara perlahan dan aman bagi pengidap diabetes tipe 2.

Efektivitas kurma dalam menunjang kesehatan tidak lepas dari kekayaan serat dan polifenol di dalamnya. Berikut adalah rincian fakta nutrisi dan dampak medis dari konsumsi kurma secara rutin:

Tabel Nutrisi dan Manfaat Kesehatan Kurma

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed