Irigasi Bendung Pante Lhong Aceh Ditargetkan Berfungsi Usai Ramadan
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pengembalian fungsi irigasi dari Bendung Pante Lhong di Kabupaten Bireuen, Aceh, setelah bulan Ramadan. Target ini bertujuan untuk mendukung petani dalam memulai musim tanam.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan target tersebut saat meninjau langsung kondisi bendung pada Selasa, 24 Februari, bersama Bupati Bireuen, Mukhlis, dan jajaran Kementerian PU. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan kerusakan pascabanjir dan pemulihan layanan irigasi bagi kawasan persawahan masyarakat.
Dody menyatakan, "Alhamdulillah intake-nya Bendung sudah selesai, mudah-mudahan air segera mengalir, sehingga petani bisa mulai tanam setelah Ramadan," seperti dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu, 25 Februari.
Bendung Pante Lhong merupakan sumber utama air bagi Daerah Irigasi (DI) Pante Lhong seluas 6.562 hektare. Banjir menyebabkan sedimentasi yang menimbun kantong lumpur, mengganggu operasional pintu pembilas, serta merusak tanggul dan lining saluran irigasi.
Debit Sungai Krueng Peusangan yang meningkat juga memicu *overtopping*, menyebabkan erosi tebing dan pelebaran penampang sungai dari sekitar 120 meter menjadi 180 meter.
Sebagai langkah penanganan darurat, Kementerian PU membangun *coverdam*, melakukan normalisasi aliran serta pembersihan sedimen pada *intake* dan jaringan irigasi.
Selain itu, penguatan permanen tanggul di sisi kanan dan kiri sungai direncanakan sepanjang kurang lebih 20 kilometer dan akan dilaksanakan secara bertahap melalui skema *multiyears*.
Menurutnya, penguatan tanggul permanen penting untuk mencegah dampak banjir yang lebih besar. "Kami harus perkuat sisi kanan-kirinya supaya pada saat terjadi banjir lagi, tidak sampai menghantam dan melebarkan sungai. Kalau sungai melebar, irigasi rusak, pompa rusak dan infrastruktur lainnya ikut terdampak. Jadi, kami upayakan membangun tanggul permanen," katanya.
Bupati Bireuen, Mukhlis, menjelaskan bahwa Bendung Pante Lhong sangat penting bagi petani di wilayahnya, dan kerusakan irigasi telah mempengaruhi ribuan hektare lahan. "Ada enam saluran irigasi rusak dan lebih dari 2.000 hektare sawah terdampak. Mudah-mudahan dalam bulan puasa ini sudah bisa difungsikan kembali, sehingga setelah Lebaran petani bisa segera turun ke sawah," terangnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow