Iran Lanjutkan Negosiasi Nuklir dengan AS di Jenewa

Smallest Font
Largest Font

Iran berencana melanjutkan pembicaraan dengan Amerika Serikat di Jenewa, Swiss, dengan tujuan mencapai kesepakatan yang adil dan merata secepat mungkin. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Melalui unggahan di media sosial X, Menlu Araghchi menyatakan bahwa putaran perundingan kali ini akan didasarkan pada pemahaman yang telah dicapai dalam dua pertemuan sebelumnya di Muscat dan Jenewa.

Teheran dan Washington dijadwalkan untuk melakukan putaran ketiga negosiasi nuklir tidak langsung yang dimediasi oleh Oman di ibu kota Swiss pada hari Kamis.

Setelah putaran pembicaraan terakhir, kedua belah pihak memberikan penilaian positif dan menyatakan telah menyepakati "prinsip-prinsip panduan" yang diharapkan oleh pihak Iran dapat membuka jalan menuju potensi kesepakatan.

Menlu Araghchi menegaskan bahwa "keyakinan fundamental" Iran jelas, dan mencatat bahwa negara itu "dalam keadaan apa pun tidak akan pernah" mengembangkan senjata nuklir, dan rakyat Iran tidak akan pernah melepaskan hak mereka untuk “memanfaatkan keuntungan dari teknologi nuklir damai untuk rakyat kami."

Dia menambahkan, "Kita memiliki kesempatan bersejarah untuk mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengatasi kekhawatiran bersama dan mencapai kepentingan bersama," melansir Anadolu (25/2).

Menlu Araghchi menandaskan, "Kesepakatan dapat dicapai, tetapi hanya jika diplomasi diprioritaskan."

Diplomat senior itu menambahkan, Teheran telah membuktikan bahwa mereka akan "melakukan apa pun" untuk melindungi kedaulatannya di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan AS terhadap Iran.

Ia juga menyatakan, "Kami membawa keberanian yang sama ke meja perundingan, di mana kami akan mengejar resolusi damai untuk setiap perbedaan."

Lanjutan perundingan nuklir tidak langsung antara Teheran dan Washington ini terjadi di tengah peningkatan besar-besaran militer AS di wilayah Teluk Persia, serta latihan ekstensif oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam beberapa hari terakhir.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed