Iran Kecam Pembunuhan Khamenei, Janji Balasan Tegas

Smallest Font
Largest Font

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei sebagai "kejahatan besar" dan berjanji akan memberikan tanggapan yang setimpal. Pernyataan ini dikeluarkan oleh kantor kepresidenan.

Iran mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan yang diklaim dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat pada hari Sabtu.

"Kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan membuka lembaran baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah. Darah murni pemimpin berpangkat tinggi ini akan mengalir seperti mata air yang deras dan akan memberantas penindasan dan kejahatan Amerika-Zionis," kata Presiden Pezeshkian, seperti dikutip dari Al Jazeera (1/3).

Presiden Pezeshkian menambahkan, "Kali ini juga, dengan segenap kekuatan dan tekad kami, dengan dukungan bangsa Islam dan rakyat bebas di dunia, kami akan membuat para pelaku dan komandan kejahatan besar ini menyesalinya."

Sebelumnya dilaporkan, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke ibu kota Tehran dan sejumlah kota lain di Iran pada hari Sabtu. Amerika Serikat menyebut operasi itu sebagai "Opeation Epic Fury", sementara Israel menyebutnya "Operation Roaring Lion," seperti dikutip dari ABC.

Israel Defense Forces (IDF) mengklaim bahwa banyak pemimpin militer, intelijen, dan keamanan tinggi Iran tewas dalam serangan tersebut. Iran sendiri baru mengonfirmasi kematian Khamenei, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai korban lainnya.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel dan sejumlah instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow