iPhone Air Berlapis Emas 24 Karat Jadi Koleksi Mewah

Smallest Font
Largest Font

Sebuah iPhone Air kini menjelma menjadi perhiasan mewah. Caviar, perusahaan kustomisasi perangkat mewah asal Dubai, memperkenalkan iPhone Air edisi khusus berlapis emas 24 karat, mother-of-pearl, dan kulit anak sapi premium. Harga perangkat ini mencapai 11.000 dolar AS atau sekitar Rp185 juta.

Inspirasi desain perangkat ini datang dari gaya Art Nouveau dan karya Alphonse Mucha, seniman asal Ceko. Panel belakangnya menggunakan kulit berwarna netral sebagai dasar, dipadukan dengan dekorasi emas 24K, ukiran halus, dan sentuhan akhir yang dikerjakan dengan tangan. Perakitan manual dilakukan pada setiap unit untuk memastikan presisi dan eksklusivitas.

Tidak ada perubahan teknis pada bagian internal perangkat. Layar Super Retina XDR OLED 6,5 inci dengan refresh rate 120Hz, chipset A19, RAM 12GB, dan kamera tunggal 48MP tetap dipertahankan. Baterai 3.149mAh yang sebelumnya dikritik juga tetap digunakan. Perubahan hanya terjadi pada tampilan luarnya saja.

Edisi khusus ini menggunakan varian penyimpanan 1TB, yang merupakan opsi tertinggi dalam lini iPhone Air. Perbedaan harga dengan model 1TB sangat signifikan, mencapai 11.000 dolar. Nilai tambah terletak pada material dan kelangkaan, bukan pada performa.

Caviar dikenal dengan kebiasaannya "mendandani" smartphone flagship dengan material mewah seperti emas, berlian, dan material eksotis lainnya. Target pasar mereka adalah kolektor dan kalangan ultra-high-net-worth yang menganggap ponsel sebagai simbol status, bukan sekadar alat komunikasi.

Fenomena ini menunjukkan dinamika unik dalam industri teknologi. Di satu sisi, produsen bersaing menekan harga dan meningkatkan efisiensi. Di sisi lain, pasar mewah tetap hidup, bahkan dengan spesifikasi perangkat yang biasa saja. iPhone Air edisi emas 24K ini lebih dekat dengan seni terapan daripada teknologi murni.

Apakah perangkat ini sepadan dengan harganya? Dari sudut pandang kegunaan, jelas tidak. Dari sudut pandang koleksi dan eksklusivitas, jawabannya tergantung pada pemilik kartu kredit tanpa batas. Kelangkaan menjadi fitur termahal di dunia ini, di mana satu unit saja bisa menjadi berita utama global.

Konsumen membandingkan refresh rate dan kapasitas baterai di satu sisi spektrum teknologi. Di sisi lain, ada yang membeli cerita, material, dan simbol. Di situlah letak pasar bagi perangkat seharga 11.000 dolar.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed