Gunung Ibu Erupsi, PVMBG Imbau Warga Waspada 01 Maret 2026
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan terjadinya erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 17.37 WIT.
Menyusul erupsi tersebut, PVMBG mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu.
Menurut keterangan resmi PVMBG, erupsi Gunung Ibu menghasilkan kolom abu setinggi kurang lebih 300 meter di atas puncak, atau sekitar 1.625 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan.
Erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sekitar 49 detik. Saat ini, status Gunung Ibu berada pada Level II (Waspada).
PVMBG juga memberlakukan perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara yang harus bebas dari aktivitas warga.
Apabila terjadi hujan abu, PVMBG mengimbau masyarakat untuk menggunakan pelindung hidung dan mulut seperti masker serta pelindung mata, terutama saat beraktivitas di luar rumah.
PVMBG meminta masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas wilayah, serta tidak menyebarkan informasi bohong atau terpancing isu yang tidak jelas sumbernya. Warga diharapkan mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta untuk terus berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici guna memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan aktivitas vulkanik.
Indonesia terletak di jalur Cincin Api Pasifik, wilayah dengan aktivitas tektonik dan vulkanik teraktif di dunia. Kondisi ini menyebabkan Indonesia dikelilingi ratusan gunung api aktif serta rawan gempa bumi dan tsunami.
Secara geologis, Indonesia berada di pertemuan tiga lempeng besar dunia, yaitu Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Tumbukan dan pergerakan lempeng tersebut membentuk deretan gunung api yang membentang dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku dan Sulawesi.
Kondisi ini menyebabkan Indonesia memiliki potensi bencana geologi yang tinggi, namun juga memberikan manfaat berupa tanah yang subur, sumber energi panas bumi, serta kekayaan mineral yang melimpah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow