Garena Game Jam 3 Hasilkan 37 Game Inovatif

Smallest Font
Largest Font

Garena Game Jam 3: Reinvent the Game telah resmi ditutup, menghasilkan 37 game inovatif dari 150 talenta muda Indonesia. Kompetisi pembuatan game selama 48 jam ini mengusung tema "Nothing Works as Expected", yang menantang para peserta untuk menciptakan pengalaman bermain yang tidak biasa.

Ajang yang berlangsung di BINUS University, Kemanggisan, Jakarta, pada 6–8 Februari 2026 ini menjadi bukti komitmen Garena dalam mendukung pengembangan talenta digital dan memperkuat ekosistem industri game nasional. Dalam waktu terbatas, peserta ditantang merancang, membangun, hingga mempresentasikan game yang dapat dimainkan secara utuh.

Para kreator dituntut untuk mematahkan aturan konvensional dalam pengembangan game, sehingga menghasilkan karya yang penuh kejutan dan tetap menghibur. Dewan juri yang terdiri dari tim Garena, mitra industri, serta perwakilan pemerintah memberikan apresiasi terhadap seluruh karya yang diciptakan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Garena Game Jam. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan talenta yang memiliki dampak jangka panjang bagi industri kreatif Indonesia.

Irene Umar mengatakan, "Saya berterima kasih kepada Garena Game Jam, karena ini bukan soal kompetisi membuat game, tapi juga tentang what’s next?"

Ia menambahkan, peserta mendapatkan mentor dan checkpoint bukan hanya dari game developer, tetapi juga berbagai peran lain dalam industri. Kesempatan seperti ini sangat berharga. Irene juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas profesi dalam industri game. Ekosistem game tidak hanya terdiri dari developer, tetapi juga artist, community manager, hingga berbagai peran kreatif lainnya.

Irene Umar menambahkan, "Kolaborasi seperti yang dibangun melalui Garena Game Jam menjadi kunci untuk mendorong perkembangan industri game nasional."

Tim Mahasiswa Universitas Indonesia Raih Juara

Let Meow Out!, game bergenre puzzle platformer, berhasil meraih juara utama Garena Game Jam 3. Game ini dikembangkan oleh tim Lelesasa, yang terdiri dari mahasiswa Universitas Indonesia. Sebelumnya, tim ini juga berpartisipasi dalam Garena Game Jam 2 pada 2025 dan meraih posisi runner-up. Tahun ini, mereka sukses naik podium tertinggi berkat konsep game yang dinilai paling merepresentasikan tema kompetisi.

Let Meow Out! mengajak pemain melewati berbagai level yang terinspirasi dari game klasik seperti Tetris, Mario Bros, hingga Street Fighter. Pemain ditantang menyelesaikan setiap level dengan cara-cara yang tidak terduga, menghadirkan pengalaman bermain yang unik dan menghibur.

Alwie Attar Elfandra, anggota tim Lelesasa, mengatakan, "Dengan waktu pengembangan 48 jam, tantangan terbesar justru datang dari proses menemukan ide yang tepat, yang baru kami temukan di 36 jam terakhir."

Alwie menambahkan, tema tahun ini terasa lebih menantang dibandingkan edisi sebelumnya. Ia sangat senang bisa menang saat kompetisinya justru lebih mengejutkan dan menantang. Format kompetisi offline dengan sistem karantina selama dua hari memberikan pengalaman berbeda. Timnya bisa langsung mencoba karya tim lain dan mendapatkan masukan dari mentor Garena, termasuk tim global, yang sangat membantu proses pengembangan.

Posisi Juara Kedua diraih oleh tim Potentially Functional dari Universitas Indonesia melalui game berjudul Fall Through. Sementara Juara Ketiga dimenangkan oleh tim Barista dari Institut Teknologi Bandung lewat game Get Flagged!.

Selain itu, penghargaan Most Creative Team diberikan kepada Muhammad Daannii, mahasiswa Politeknik Negeri Malang yang berpartisipasi sebagai solo developer dengan game berjudul No Cat Works as Expected.

Daannii mengungkapkan, "Saya sudah mendaftar Garena Game Jam sejak edisi pertama, tapi tidak pernah lolos. Alhamdulillah, tahun ini berhasil lolos dan bahkan meraih penghargaan Most Creative Team. Benar-benar di luar ekspektasi, apalagi saya berpartisipasi sebagai solo developer."

37 Game Siap Dinikmati Publik

Selain para pemenang, puluhan karya lain juga berhasil menunjukkan kreativitas tinggi dalam menerjemahkan tema kompetisi. Seluruh game ini dikembangkan oleh peserta yang terdiri dari mahasiswa, fresh graduate, hingga pelajar SMA dan SMK.

Masyarakat kini dapat mencoba seluruh game hasil kompetisi melalui laman resmi Garena Game Jam 3 di Itch.io, memberikan kesempatan bagi publik untuk merasakan langsung inovasi para talenta muda Indonesia.

Melalui Garena Game Jam 3, Garena kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang eksplorasi bagi generasi muda. Ajang ini tidak hanya melahirkan karya kreatif, tetapi juga memperkuat fondasi ekosistem industri game Indonesia yang semakin berkembang.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Garena Game Jam 3
Apa itu Garena Game Jam 3?Penjelasan
Kapan dan di mana Garena Game Jam 3 diselenggarakan?Ajang ini berlangsung pada 6–8 Februari 2026 di BINUS University, Kemanggisan, Jakarta, dengan melibatkan sekitar 150 peserta dari berbagai latar belakang pendidikan.
Siapa pemenang Garena Game Jam 3?Tim Lelesasa dari Universitas Indonesia berhasil menjadi juara melalui game puzzle platformer berjudul Let Meow Out! yang dinilai paling merepresentasikan tema kompetisi.
Apakah game hasil Garena Game Jam 3 bisa dimainkan publik?Ya, seluruh game yang dibuat dalam kompetisi ini dapat diakses dan dimainkan oleh publik melalui laman resmi Garena Game Jam 3 di platform Itch.io.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow