Gajah Sumatera Ditemukan Mati Tersengat Arus Listrik di Perkebunan Aceh Tengah

Smallest Font
Largest Font

Kematian seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) kembali terjadi di area perkebunan warga, tepatnya di Desa Karang Ampar, Kabupaten Aceh Tengah. Satwa lindung berjenis kelamin betina ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa yang diduga kuat akibat paparan arus listrik tegangan tinggi.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengonfirmasi bahwa gajah berusia sekitar 20 tahun tersebut diperkirakan mati pada Jumat malam, 20 Februari. Saat ditemukan di lokasi kejadian, bagian belalai satwa malang tersebut masih dalam kondisi terlilit kawat listrik.

Ujang Wisnu Barata menekankan bahwa penggunaan pagar listrik bertegangan tinggi di area perkebunan sangat tidak dibenarkan. Praktik ini tidak hanya mengancam kelestarian satwa liar yang dilindungi, tetapi juga memiliki risiko fatal bagi keselamatan manusia di sekitar lokasi.

Pemasangan kawat berarus listrik tegangan tinggi membawa risiko besar yang tidak hanya membahayakan satwa liar, tetapi juga keselamatan jiwa kita sendiri, keluarga, dan warga sekitar, ujar Ujang dalam keterangan resminya pada Minggu, 22 Februari.

Proses penanganan di lapangan melibatkan tim gabungan dari BKSDA Aceh, Polsek Karang Ampar, Bhabinkamtibmas, serta mitra konservasi dari WWF Indonesia. Setelah menerima laporan warga pada Sabtu, petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi guna menjaga sterilitas area sebelum tim medis melakukan prosedur nekropsi atau bedah bangkai dan penguburan.

Detail Kejadian Kematian Gajah di Aceh Tengah
Aspek InformasiDetail Keterangan
LokasiDesa Karang Ampar, Kabupaten Aceh Tengah
Estimasi Waktu KematianJumat malam, 20 Februari
Identitas SatwaGajah Sumatera Betina (usia ±20 tahun)
Penyebab KematianTersengat kawat listrik tegangan tinggi

BKSDA Aceh mengingatkan bahwa tindakan yang menyebabkan kematian satwa dilindungi memiliki konsekuensi hukum yang serius. Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan cara-cara berbahaya dalam menangani interaksi dengan satwa liar dan beralih pada solusi mitigasi konflik yang aman dan sesuai dengan regulasi pemerintah.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed