Diabetes Melitus: Kenali 4 Klasifikasi dan Karakteristiknya

Smallest Font
Largest Font

Diabetes melitus bukan hanya tentang kadar gula darah yang tinggi. Penyakit metabolik kronis ini terjadi ketika tubuh mengalami gangguan dalam memproduksi atau memanfaatkan insulin secara optimal. Menurut dr. Wirawan Hambali, Sp.P.D, FINASIM, terdapat empat klasifikasi utama diabetes dengan karakteristik yang berbeda.

Pemahaman mengenai berbagai klasifikasi diabetes ini penting agar kita dapat mewaspadai gejala awal dan faktor risiko yang mungkin ada.

1. Diabetes Tipe 1

Pada diabetes tipe 1, tubuh tidak dapat memproduksi insulin karena kerusakan sel beta di pankreas.

Penyebab:

Umumnya disebabkan oleh penyakit autoimun atau faktor ideopatik (penyebab yang belum diketahui).

Ciri Khas:

Sering muncul di usia muda, dan penderitanya cenderung memiliki postur tubuh kurus.

2. Diabetes Tipe 2

Jenis diabetes ini adalah yang paling umum, mencakup sekitar 95% dari seluruh kasus diabetes di dunia.

Penyebab:

Terjadi akibat sel tubuh yang kurang sensitif terhadap insulin (resistensi insulin), yang diperburuk oleh gaya hidup tidak sehat.

Ciri Khas:

Umumnya diderita oleh individu dengan berat badan berlebih atau obesitas. Semakin tinggi berat badan seseorang, semakin besar risiko resistensi insulin.

3. Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional muncul khusus selama masa kehamilan.

Kondisi:

Terdiagnosis pada ibu hamil yang sebelumnya tidak memiliki riwayat diabetes.

Pentingnya Deteksi:

Kondisi ini perlu dipantau secara ketat untuk menghindari komplikasi pada ibu dan janin selama persalinan.

4. Diabetes Tipe Lain

Tipe diabetes ini lebih jarang terjadi dan biasanya dipicu oleh faktor eksternal atau kondisi medis tertentu, seperti:

  • Sindrom Monogenik: Gangguan genetik pada fungsi pankreas.
  • Penyakit Eksokrin: Gangguan langsung pada organ pankreas.
  • Efek Samping Obat: Penggunaan zat kimia tertentu seperti glukokortikoid, obat terapi HIV/AIDS, atau obat-obatan setelah transplantasi organ.

dr. Wirawan mengingatkan bahwa diabetes dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Pencegahan utama, terutama untuk diabetes tipe 2 adalah menjaga berat badan ideal dan memantau pola makan.

"Diabetes bisa menyerang siapa saja. Menjaga berat badan ideal dan memantau pola makan adalah langkah pencegahan utama, terutama untuk tipe 2," kata dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah-Puri Indah, dikutip dari ANTARA.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow