Bripda DP Meninggal di Aspol Polda Sulsel, Propam Dalami Dugaan Penganiayaan Senior
Bidang Propam Polda Sulawesi Selatan tengah melakukan penyelidikan intensif terkait kematian seorang anggota Polri berpangkat Bripda dengan inisial DP. Personel kepolisian tersebut ditemukan meninggal dunia di Asrama Polisi (Aspol) yang berlokasi di kompleks Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari enam orang saksi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Zulham Effendi, menjelaskan bahwa saksi-saksi yang diperiksa mencakup rekan satu angkatan atau lichting serta senior korban. Ia menegaskan bahwa jumlah saksi kemungkinan akan terus bertambah seiring dengan pengembangan hasil penyelidikan di lapangan.
Indikasi adanya tindak kekerasan muncul setelah pihak keluarga menemukan sejumlah kejanggalan pada kondisi fisik jenazah. Meskipun awalnya diinformasikan bahwa korban meninggal karena sakit setelah dilarikan ke RSUD Daya, keluarga mendapati adanya luka memar dan bekas darah di bagian mulut korban. Guna memperjelas temuan tersebut, jenazah kini telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani proses visum dan pemeriksaan medis yang lebih mendalam.
Kombes Zulham Effendi memastikan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara transparan dan profesional. Ia telah menginstruksikan tim medis dari Bidang Dokkes Polda Sulsel untuk melakukan pemeriksaan secara jujur tanpa ada fakta yang disembunyikan. Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya unsur kekerasan, aturan hukum akan ditegakkan secara tegas kepada pihak yang bertanggung jawab.
Kronologi kejadian bermula dari laporan Direktorat Samapta Polda Sulsel yang menyebutkan korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya usai melaksanakan salat subuh. Namun, perkembangan situasi yang meragukan membuat kepolisian mempertimbangkan opsi autopsi apabila mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga.
Korban sendiri diketahui merupakan putra dari seorang anggota Polri yang bertugas di Polres Pinrang. Setelah seluruh rangkaian prosedur medis di RS Bhayangkara selesai, jenazah Bripda DP direncanakan akan segera dipulangkan ke rumah duka di Kabupaten Pinrang untuk proses pemakaman.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow