CorelDRAW Kurang Nampol? Ini Dia Alternatif Gratis yang Gak Kalah Canggih!

Smallest Font
Largest Font

Sebagai seorang desainer grafis, CorelDRAW memang sudah seperti sahabat setia. Tapi, jujur saja, harganya lumayan bikin dompet menjerit, apalagi kalau baru mulai belajar. Nah, daripada bajak atau maksain beli yang ori tapi akhirnya gak kepake maksimal, mendingan coba dulu deh beberapa aplikasi yang fiturnya mirip-mirip CorelDRAW, tapi gratis! Percaya deh, beberapa di antaranya bahkan gak kalah canggih!

Alasan utamanya jelas, harga CorelDRAW yang lumayan mahal. Selain itu, mungkin juga kamu merasa interface-nya kurang intuitif, atau spek komputermu gak kuat buat ngejalaninnya dengan lancar. Apapun alasannya, mencari alternatif itu sah-sah aja kok. Apalagi sekarang banyak aplikasi desain grafis gratis yang kualitasnya gak main-main.

Aplikasi Mirip CorelDRAW yang Wajib Dicoba (Gratis!)

Ini dia beberapa aplikasi desain grafis gratis yang menurut saya punya fitur yang lumayan mirip sama CorelDRAW, dan tentunya layak banget buat dicoba:

1. Inkscape: Si Open Source yang Powerfull

Tampilan antarmuka Inkscape dengan tool bar yang lengkap.
Inkscape: Pilihan tepat untuk desain vektor open source.

Inkscape ini udah jadi legenda di kalangan desainer open source. Fiturnya lengkap banget, bahkan beberapa fiturnya mungkin gak ada di CorelDRAW versi lawas. Kelebihannya, dia open source, jadi gratis selamanya dan komunitasnya sangat aktif. Kekurangannya, mungkin awalnya agak intimidating buat yang baru pertama kali pakai aplikasi desain vektor, karena interface-nya memang beda dari CorelDRAW. Tapi, kalau udah terbiasa, dijamin ketagihan!

  • Kelebihan: Gratis, open source, fitur lengkap, dukungan format SVG.
  • Kekurangan: Interface kurang intuitif untuk pemula.

2. Gravit Designer: Cloud-Based yang Ringan

Tampilan Gravit Designer dengan desain sederhana dan modern.
Gravit Designer menawarkan kemudahan desain berbasis cloud.

Nah, kalau kamu cari aplikasi yang ringan dan bisa diakses di mana aja, Gravit Designer ini pilihan yang tepat. Dia berbasis cloud, jadi gak terlalu membebani komputermu. Kelebihannya, interface-nya simpel dan mudah dipelajari, cocok buat pemula. Kekurangannya, fitur-fiturnya gak selengkap Inkscape, dan versi gratisnya punya beberapa batasan (misalnya, resolusi export terbatas).

  • Kelebihan: Ringan, cloud-based, interface mudah dipelajari.
  • Kekurangan: Fitur terbatas di versi gratis, resolusi export terbatas.

3. Vectr: Desain Vektor Sederhana untuk Pemula

Antarmuka Vectr yang sangat minimalis dan mudah dimengerti.
Vectr cocok untuk pemula yang ingin belajar desain vektor dengan tampilan sederhana.

Vectr ini lebih sederhana lagi dari Gravit Designer. Cocok banget buat kamu yang baru belajar desain vektor dan gak mau ribet sama fitur-fitur yang kompleks. Kelebihannya, interface-nya super minimalis dan mudah dimengerti, bahkan buat yang belum pernah pakai aplikasi desain sekalipun. Kekurangannya, fiturnya sangat terbatas, jadi kurang cocok buat desain yang kompleks.

  • Kelebihan: Interface super minimalis, sangat mudah dipelajari.
  • Kekurangan: Fitur sangat terbatas.

4. Affinity Designer: (Berbayar, Tapi Layak Dipertimbangkan)

Tampilan Affinity Designer dengan fitur profesional.
Affinity Designer adalah alternatif berbayar yang menawarkan fitur setara dengan CorelDRAW.

Oke, ini memang berbayar, tapi harganya jauh lebih murah daripada CorelDRAW. Affinity Designer ini sering disebut-sebut sebagai pesaing beratnya Adobe Illustrator. Fiturnya lengkap banget, bahkan beberapa desainer profesional lebih memilih Affinity Designer karena lebih ringan dan lebih murah. Jadi, kalau kamu serius mau menekuni desain grafis, aplikasi ini layak banget dipertimbangkan.

Jadi, Mana yang Terbaik?

Tergantung kebutuhanmu! Kalau kamu baru belajar dan butuh aplikasi yang super mudah, Vectr pilihan yang tepat. Kalau kamu butuh aplikasi yang ringan dan bisa diakses di mana aja, Gravit Designer bisa jadi pilihan. Tapi, kalau kamu butuh fitur yang lengkap dan gak masalah dengan interface yang agak kompleks, Inkscape adalah jawabannya. Dan kalau kamu serius mau jadi desainer grafis profesional, Affinity Designer layak banget dipertimbangkan.

Masih Ragu? Langsung Cobain Aja!

Daripada bingung mikirin mana yang paling bagus, mendingan langsung cobain aja satu-satu. Toh, semuanya gratis! Siapa tahu, kamu malah nemu aplikasi yang lebih cocok daripada CorelDRAW. Selamat berkreasi!

Habis Baca Ini, Langsung Download yang Mana Dulu?

Kalau boleh saran, coba deh mulai dari Gravit Designer atau Vectr dulu. Dua aplikasi ini punya interface yang paling ramah buat pemula. Setelah itu, baru deh coba Inkscape kalau kamu merasa butuh fitur yang lebih lengkap. Jangan lupa, setiap aplikasi punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yang penting, cari yang paling sesuai sama gaya desain dan kebutuhanmu!

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed